Beranda Kesehatan Wakil Bupati Flotim Imbau Warga Waspadai DBD

Wakil Bupati Flotim Imbau Warga Waspadai DBD

179
0
ILUSTRASI nyamuk penyebab demam berdarah. (Foto: Istimewa)

FLORESPSOT.CO, Larantuka – Wakil Bupati Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Augustinus Payong Boli, mengimbau warga mewaspadai penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Himbauan ini menyusul adanya laporan dari warga terkait adanya demam berdarah yang mewabah hingga menimpah puluhan warga di Flores Timur.

Dirinya (Wabup-red) langsung memerintahkan Kadis Kesehatan beserta seluruh jajarannya sampai di tingkat Puskesmas untuk segera mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut agar tidak memakan korban.

“Saya baru mendapat laporan warga Tanjung Bunga, Lewolema dan Camat Ile Boleng pertelpon bahwa sudah mencapai puluhan warga terkena demam berdarah. Saya perintahkan jajaran dinkes, camat, kepala puskesmas, kepala desa dan semua elemen bergerak atasi virus mematikan ini juga cegah meluasnya virus ini dan agar tidak memakan korban jiwa,” kata Wabup Agus Boli, Senin (20/01/2020).

Penyakit Demam berdarah kata Agus Boli, disebabkan oleh virus dengue yang di bawa oleh nyamuk aedes aegypti dan aedes albopictus yang masuk ke dalam aliran darah manusia lewat gigitan nyamuk, pada pagi hingga sore hari (jelang malam).

Karena itu katanya, masyarakat di himbau waspada dengan cara;
▪ Tidak membuang sampah sembarang tempat
▪ Kuras bak mandi dan tampungan lain
▪ Jaga daya tahan tubuh
▪ jangan bepergian ke desa yang sedang diwabah demam berdarah.
▪ Periksa kesehatan rutin di tempat – tempat kesehatan terdekat.

“Jika ada warga yang terkena gejala demam berdarah, segera di bawa ke Rumah sakit atau Puskesmas terdekat,” harapnya.

Ia juga meminta kepada para camat camat dan Kapus segera melapor ke pemerintah daerah total penderita DBD. Jika penderitanya banyak atau meluas maka Bupati akan mengeluarkan keputusan untuk penanganan luar biasa.

Laporan: Tarwan Stanis
Editor: Frans Ramli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here