Beranda Pilkada Dari Status di FB Hingga Ancaman Dikeluarkan dari Pekerjaan

Dari Status di FB Hingga Ancaman Dikeluarkan dari Pekerjaan

548
0
RSUD dr.Ben Mboi Ruteng,Kabupaten Manggarai,NTT. Foto (Adi Nembok/Florespost.co)

FLORESPOST.CO, Ruteng – Seorang perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Ben Mboi Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, terancam kehilangan pekerjaan.

Perawat berinisial MIN (24) yang bertugas di bagian tata usaha (Sebelumnya di ruangan anggrek), menjadi sasaran ketika suaminya yang nota bene anggota salah satu Partai Politik, memposting status di Facebooknya tentang akronim pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati manggarai.

Rupanya, status Facebook suami MIN yang berisisial CC itu mengganggu orang penting di daerah ini, tidak terkecuali Sekretaris RSUD dr. Ben Mboi Ruteng MMK.

Sebagaimana penuturan MIN kepada wartawan, Selasa malam (4/2/2020), bahwa, pada tanggal 20 Januari 2020, sekitar pukul 10.00 wita, ia dipanggil menghadap oleh Sekretaris RSUD dr. Ben Mboi MMK. Saat itu, MMK menanyakan kepada MIN tentang status Facebook suaminya CC.

“Saya bilang saat itu, saya tidak tahu tentang status Facebook itu. Coba tanya langsung saja ke suami saya,” tutur MIN.

Karena tidak puas dengan jawaban MIN, MMK kemudian meminta MIN untuk mengarahkan ayah mertua dan suaminya agar kembali mendukung pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati yang diduga didukung MMK.

Permintaan MMK dituruti MIN, namun gagal mempengaruhi sikap mertua dan suaminya untuk kembali mendukung pasangan bakal calon yang didukung MMK.

“Saya sudah sampaikan permintaan MMK, jawaban mertua dan suami saya bahwa itu bukan urusan kamu (MIN-red),” kata MIN.

Gagalnya MIN mengarahkan ayah mertua dan suaminnya itu, berdampak pada tidak diperpanjangnya kontrak kerja MIN di RSUD dr. Ben Mboi.

“Percuma kamu datang kerja, karena kamu tidak punya SK untuk tahun ini,” kata MIN menirukan ucapan MMK.

“Saya siap keluar, asalkan ada surat-surat sebagaimana saat pertama kali mengajukan lamaran ke tempat ini,” timpal MIN menanggapi ucapan MMK.

MIN mengaku, dirinya tetap masuk kerja seperti biasa sambil menunggu surat pemberhentian dari RSUD Ruteng.

Sekretaris RSUD dr. Ben Mboi MMK, yang dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Rabu (5/2/2020) membantah informasi tersebut.

“Di depan teman-teman media, saya sampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar,” tandas MMK.

MMK juga membantah ada permintaan Bupati agar mengeluarkan MIN dari RSUD Ruteng.

“Tidak benar. Tidak ada sama sekali. Mana mungkin surat tugas internal harus meminta ke bupati,” tegas MMK.

Terkait permintaan untuk membujuk mertua dan suami MIN agar kembali mendukung incumbent, MMK juga membantahnya.

“Semua yang digosipkan itu tidak benar. Teman-teman wartawan tahu persis kita di sini bekerja profesional. Apapun itu, kita tidak ngomong-ngomong soal politik. Kalaupun Pa Bupati sekarang mau mencalonkan diri, itu urusan beliau. Sebagai ASN kita tetap profesional dan loyal pada beliau,” jelas MMK.

MMK juga mengatakan bahwa, sampai saat ini MIN tetap bekerja di RSUD dr. Ben Mboi dan tidak akan dikeluarkan.

Laporan : Adi Nembok
Editor : Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here