Beranda Headline Diduga Adanya Pungli, Kadis Dukcapil Manggarai Siap Mengundurkan Diri

Diduga Adanya Pungli, Kadis Dukcapil Manggarai Siap Mengundurkan Diri

2652
0
Gelar Audiens: Kadis Dukcapil Manggrai beraudiensi bersmaa Pergerakan Mahasiswa Manggarai (PMM) di ruang kerjanya. (Foto/ Adi Nembok)

FLORESPOST.CO, RUTENG – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Manggarai Mahu Asisi Aleks siap mengundurkan diri dari jabatannya, jika dinas yang dipimpinnya itu terjadi adanya dugaan pungutan liar (pungli).

“Beri Saya waktu satu minggu. Apabila masih ada kejadian seperti ini, maka Saya siap mengundurkan diri. Ini bentuk pertanggungjawaban Saya,” tegas Aleks saat melakukan audiens bersama Pergerakan Mahasiswa Manggarai (PMM) di ruang kerjanya, usai digelarnya aksi demo oleh mahasiswa terhadap adanya dugaan pungli di depan kantor Dukcapil Manggarai.

Selain mengapresiasi aksi mahasiswa tersebut, aksi mahasiswa ini juga bagi Aleks, bagian dari pengawasan mahasiswa dan masyarakat atas kinerja yang dilakukan oleh instansinya.

Aleks juga berjanji untuk menindak tegas oknum-oknum di Dukcapil yang diduga melakukan pungli. Selain itu, akan memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau ada bukti saya akan tindak tegas oknum-oknum itu,” tandas Aleks.

PPM Gelar Unjuk Rasa di Kantor Dukcapil Manggarai 

Pergerakan Mahasiswa Manggarai (PMM), menggelar aksi unjuk rasa di deoan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Manggarai, NTT, Jumat (21/2/2020) pagi tadi.

Di bawah guyuran hujan, PPM dalam orasinya meminta dan mendesak, agar menertibkan oknum-oknum di Dukcapil yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) saat pengurusan dokumen-dokumen kependudukan.

PMM menilai, pungli tersebut sangat merugikan masyarakat Manggarai dan tidak dibenarkan oleh undang-undang.

“Untuk mencetak dokumen negara, dokumen kependudukan tidak dipungut biaya. Tapi apa yang terjadi di Dukcapil ini, ada indikasi-indikasi pungli. Karena itu, kami turun ke jalan hari ini untuk berjuang menegakkan kebenaran. Kami tidak akan pernah takut membela kebenaran,” tegas Abu Bakar, Jendral lapangan PMM dalam orasinya.

Usai menyampaikan orasi di halaman Kantor Dukcapil, PMM dipersilahkan untuk berdialog dengan Kepala Dukcapil, Mahu Asisi Aleks di ruang kerjanya.

Dihadapan Aleks, PMM menegaskan aksi yang mereka lakukan sebagai bentuk keprihatinan atas adanya dugaan indikasi-indikasi pungli di Dukcapil. Dugaan Indikasi-indikasi itu kata mereka, tidak hanya atas laporan masyarakat, tetapi juga hasil investigasi yang dilakukan PMM sendiri.

“Selain ada laporan masyarakat, kami juga melakukan investigasi. Kami mengantongi buktinya,” kata Abu Bakar.

PMM juga meminta Kadis, untuk menindak tegas oknum-oknum yang melakukan Pungli. Selain itu, pelayanan di Capil yang terkesan bertele-tele juga menurut mereka harus diperbaiki.

Laporan: Adi Nembok
Editor: Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here