Beranda Pendidikan Tahun Ini Pemkab Manggarai Akan Bangun Ruangan Kelas Baru di SDN Rampasasa

Tahun Ini Pemkab Manggarai Akan Bangun Ruangan Kelas Baru di SDN Rampasasa

419
0
Wakil Bupati Manggarai,Nusa Tenggara Timur,Drs.Victor Madur. Foto (Adi Nembok/Florespost.co)

FLORESPOST.CO, Ruteng – Tahun anggaran 2020 ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai, NTT, melalui Dinas Pendidikan, akan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan satu ruangan kelas baru di SDN Rampasasa, Desa Wae Mulu, Kecamatan Wae Rii.

Demikian keterangan Wakil Bupati Manggarai, Drs.Victor Madur, Rabu (26/2/2020) di ruang kerjanya, saat diminta tanggapan terkait kondisi gedung SDN Rampasasa yang sangat memprihatinkan.

Menurut Wabup Victor, untuk pembangunan ruangan baru tersebut, pemerintah akan menggelontorkan dana sebesar Rp 200 juta. Dan pada tahun 2021 mendatang, pemerintah juga akan membangun tiga ruangan baru di sekolah tersebut. Akses jalan ke sekolah itu juga tambah Victor, akan diperhatikan juga oleh pemerintah.

“Prinsipnya, pembangunan akan kita lakukan secara bertahap,” jelas Wabup Victor.

Wabup juga mengatakan ,perhatian pemerintah di bidang pendidikan tidak hanya pada satu sekolah, tetapi seluruh sekolah di 12 kecamatan di Kabupaten Manggarai. Perhatian itu terutama untuk gedung yang memadai dan fasilitas yang dibutuhkan.

“Perhatian ini tentunya dalam rangka untuk meningkatkan sumber daya manusia,” kata Wabup.
Wabup menambahkan, tahun 2020 ini 12 kecamatan di Manggarai akan mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU).

“Untuk DAK dikelola secara swadaya oleh sekolah. Sedangkan untuk pembangunan baru diserahkan pada pihak ketiga. Tidak bisa dikelola oleh sekolah bersangkutan,” tutup Wabup Victor.

Diberitakan sebelumnya,kondisi gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rampasasa, Desa Wae Mulu, Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai, NTT, memprihatinkan.

Terdapat beberapa ruangan kelas, tidak berdinding, berlantai tanah. Kondisi ini pun menyebabkan saat hujan tiba, air hujan masuk hingga ke dalam kelas.

Bukan hanya kondisi gedung sekolah yang memprihatinkan, namun akses menuju ke sekolah itu juga cukup sulit dijangkau.

Kepala UPTD SDN Rampasasa, Stefanus Jedaut, kepada wartawan Senin (24/2/2020) menjelaskan, SDN Rampasa awalnya berstatus Tambahan Ruang Kelas (TRK) dari SDI Welong.

Kondisi Gedung sekolah SDN Rampasasa. (Foto/ Adi Nembok/ Florespost)

TRK ini didirikan kata Stefanus, pada bulan Juli tahun 2015 silam. Kurang lebih empat (4) tahun berstatus TRK, tambah Dia pada tahun 2019 lalu TRK ini menjadi SD defenitif. Namanya juga berubah dari TRK SDI Welong menjadi SDN Rampasasa.

“Usia sekolah ini kurang lebih lima (5) tahun. Kondisinya masih seperti ini,” kata Stefanus.

Diuraikan Stefanus, jumlah keseluruhan siswa di SDN Rampasasa sebanyak 66 siswa dengan rincian, Kelas 1 (Satu) 16 orang,Kelas II (Dua) 9 orang, Kelas III (Tiga) 12 orang, Kelas IV (Empat) 13 orang dan Kelas V (Lima) 16 orang,” ujarnya.

Jumlah ruangan kelas, kata Stefanus, sebanyak empat (4) ruangan. Satu ruangan kelas jelasnya, dipakai bersama oleh siswa Kelas II dan Kelas III.

“Karena keterbatasan ruangan, dipaksakan pakai dalam satu ruangan,” katanya.

Sedangkan jumlah guru di SDN ini sebanyak enam (6) orang. Dua (2) orang PNS dan empat (4) orang non PNS.

“Untuk merubah wajah pendidikan di daerah terpencil ini, kami sangat membutuhkan perhatian dari Pemerintah Pusat. Kami harap ada pembangunan gedung baru sehingga bisa menciptakan kenyamanan peserta didik kami,” harap Stefanus.

Menurut dia, sekolah sangat mengharapkan akses ini, sehingga gerakan belajar yang disampaikan Menteri Pendidikan bisa diterapkan di sekolah ini.

Selain itu harap dia, Pemerintah Kabupaten juga bisa turut andil untuk memperhatikan sekolah ini, terutama untuk gedung sekolah dan jalan raya.

Diakui Stefanus, Pemerintah Daerah sudah mengambil langkah yang baik, dimana kata Dia, Wakil Bupati Manggarai Victor Madur sudah mengunjungi sekolah ini.

“Pa Wakil juga merasa prihatin dengan kondisi sekolah ini. Kalau saya tidak salah dengar, tahun 2020 ini ada bantuan satu ruangan untuk sekolah ini ditambah jalan raya yang bisa menghubungkan kami ke jalan utama. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Kami ucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah,” katanya.

Video | Potret Pendidikan di SDN Rampasasa, Manggarai

Laporan: Adi Nembok
Editor: Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here