Beranda Florata News Baswaslu Rilis IKP Pilkada 2020, Manggarai Masuk Kategori Rawan Tinggi

Baswaslu Rilis IKP Pilkada 2020, Manggarai Masuk Kategori Rawan Tinggi

223
0
Komisioner Bawaslu Kabupaten Manggarai,Herybertus Harun  (Kiri) dan Fortunatus H.Manaf (Kanan). Foto (Adi Nembok/Florespost.co)

FLORESPOST.CO, Ruteng -Badan Pengawas Pemlihan Umum (Bawaslu) RI, telah meluncurkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pilkada serentak September 2020 mendatang, Selasa (25/2/2020) lalu di Redtop Hotel Jakarta Pusat.

Dalam data yang dirilis Bawaslu RI,Kabupaten Manggarai merupakan salah satu kabupaten dengan kategori rawan tinggi dengan prosentase 57,21 porsen dari empat dimensi yang diukur sebagai indikator.

Demikian disampaikan kordinator Pengawasan, Humas dan Hubungan Lembaga, Herybertus Harun dan Kordiv Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Sengketa Bawaslu Kabupaten Manggarai, Fortunas H. Manah kepada wartawan, Kamis (27/2) kemarin.

Hery mengatakan, terdapat tiga level IKP Pilkada serentak 2020 yakni level 1 dan 2 kategori rendah dengan skor 36,12-43,06 porsen, level 3 dan 4 kategori sedang dengan skor 43,07 – 56,94 porsen,serta level 5 dan 6 dengan skor 56,96 – 63.88 porsen.

“Kabupaten Manggarai berada pada urutan ke 45 dari 261 kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada serentak 2020 mendatang atau pada posisi level 5 dengan skor 57,18 porsen atau masuk dalam kategori rawan tinggi,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan kategori level tersebut diatas mengacu pada empat dimensi yang menjadi indikator penilaian Bawaslu yakni dimensi konteks sosial politik, dimensi penyelenggaraan pemilu yang bebas dan adil, dimensi kontestasi, dan dimensi partisipasi politik serta sejumlah sub dimensi lainnya.

Hery merincikan khusus untuk dimensi konteks social politik kabupaten Manggarai mendapat skor 54,12 porsen (%), dimensi penyelenggaran pemilu yang bebas dan adil dengan skor 66,56 porsen, dimensi kontestasi 47,14 porsen dan dimensi partisipasi politik 61,30 porsen.

“Kabupaten Manggarai mendapat skor rawan tinggi pada dimensi penyelenggaraan pemilu yang bebas dan adil yakni 66,56 porsen sedangkan dimensi kontestasi skor 47,14 porsen namun akumulasi dari empat dimensi, kita (Manggarai) masuk pada level 5 atau kategori rawan tinggi,” ujarnya.

Dikatakan khusus pada dimensi Penyelenggaraan Pemilu yang bebas dan adil Kabupaten Manggarai berada pada posisi 15 kabupaten lainnya dengan skor tertinggi diantaranya kabupaten Manokwari, Kota Makasar, Kabupaten Mamuju, Kabupaten Yahukimo, Lombok Tengah, Kota Waringin Timur, Gowa, Minahasa Utara, Cianjur, Halmahera Barat, Kabupaten Bandung dan Mamuju Tengah serta beberapa lainya.

Lebih lanjut kata Hery IKP adalah segala hal yang mengganggu atau menghambat proses pemilu/Pilkada yang demokratis dan bertujuan sebagai alat untuk mendeteksi dan mengidentifikasi ciri, karakteristik, dan kategori kerawanan. Selain itu, alat pemetaan, pengukuran potensi, prediksi dan deteksi dini.

Dikatakan juga, dalam proses mendapatkan data yang dirilis, Bawaslu RI juga melibatkan seluruh Bawaslu kabupaten/kota yang menjalankan Pilkada serentak 2020 dengan menyebarkan quisioner pada sejumlah lembaga yakni KPU Kabupaten, Kepolisian, Media Massa, serta Bawaslu Kabupaten.

“Quisioner telah kami bagikan ke lembaga tersebut, setelah diisi kami di kabupaten kirimkan ke Bawaslu RI melalui aplikasi yang telah disiapkan. Selain itu juga ada data-data pendukung sebagai lampiran dari form quisioner tersebut,” katanya.

Sementara Kordiv Hukum Bawaslu Kabupaten Manggarai Fortunatus H. Manah menjelaskan landasan hukum Bawaslu dalam melakukan pemetaan kerawanan adalah UU nomor 10 tahun 2016, yakni tugas dan wewenang Bawaslu dalam pengawasan penyelenggaraan pemilihan meliputi melaksanakan tugas dan wewenang lain yang diberikan oleh peraturab perundang-undangan.

Selain itu juga tambah Dia, UU 7 tahun 2017, yakni Bawaslu melakukan pencegahan dan penindakan terhadap pelanggaran pemilu dan sengketa proses pemilu, dan dalam melakukan pencegahan pelanggaran Bawaslu bertugas mengidentifikasi dan memetakan potensi kerawanan serta pelanggaran pemilu/pemilihan.

Laporan: Adi Nembok
Editor: Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here