Beranda Florata News Cegah Penyebaran Corona, Pemda Flotim Batalkan Festival Bale Nagi 2020

Cegah Penyebaran Corona, Pemda Flotim Batalkan Festival Bale Nagi 2020

651
0
Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Flores Timur saat konferensi pers bersama Wartawan. (Foto/ Florespost)

FLORESPOST.CO, Larantuka– Terkait situasi terkini akibat mewabahnya Virus Corona (Covid-19), Pemerintah daerah Kabupaten Flores Timur membatalkan Pelaksanaan Festival Bale Nagi tahun 2020, serta membatalkan pelaksanaan Gerakan Bale Nagi bagi warga Diaspora Flores Timur yang berada di luar wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk menghadiri Semana Santa pada bulan April 2020 yang akan datang.

Demikian disampaikan Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon dalam konferensi pers bersama Wartawan di ruang rapat Bupati, Selasa (17/3/2020).

“Membatasi kegiatan seperti pelaksanaan festival, pesta rakyat atau hajatan lainnya yang sifatnya mendatangkan massa, atau kerumunan massa untuk menghindari penyebaran Virus Corona dalam kurun waktu yang tidak bisa ditentukan, sambil menunggu perkembangan penanganan pandemi Virus Corona,” kata Bupati Anton.

Ditambahkan Bupati, arus masuk dan keluar orang di Kabupaten Flores Timur juga dibatasi.

Sejalan dengan himbauan Presiden Republik Indonesia dan himbauan dari Gubernur Nusa Tenggara Timur, Bupati Anton mengimbau, menjaga area kerja dan fasilitas bersama tetap bersih dan higienis, dengan membersihkan permukaan meja, telepon, keyboard, tombol lift dan alat-alat perkantoran lainnya dengan deskinfektan secara berkala.

“Menyediakan akses sarana air cuci tangan berupa air mengalir dan sabun atau hand sanitizer di tempat tempat umum area kerja seperti pintu masuk, ruang rapat, lift, toilet, dan lain lain,” kata Bupati.

Dia juga meminta agar menyediakan tisu dan masker bagi pegawai dan tamu/pelanggan/pengunjung yang memiliki gejala batuk/pilek, demam.

“Memasang pesan – pesan kesehatan di tempat – tempat strategis. Membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat antara lain, menghindari pertemuan umum atau rapat – rapat yang jumlahnya lebih dari 20 orang,” harapnya.

Bupati juga menghimbau agar cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau hand sanitizer secara rutin, dan masker bagi pegawai serta membatasi menyentuh wajah (hidung, mulut, dan mata) sebelum mencuci tangan.

“Terapkan etika batuk (tutup hidung dan mulut dengan tisu atau lengan atas bagian dalam).
Gunakan masker jika batuk/flu. Batasi berjabat tangan. Tingkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi gizi seimbang. Minum air yang cukup dan aktifitas fisik minimal 30 menit/hari,” kata Bupati.

Dirinya juga mengharapkan, apabila terdapat pegawai atau masyarakat yang mengalami gejala demam diatas 38°c, pilek/ batuk/ nyeri tenggorakan/sesak napas, agar segera menghubungi petugas kesehatan.

“Memperbanyak dan memperluas informasi pencegahan dan penyebaran Covid-19 di saluran/media komunikasi internal. Memberikan informasi dan edukasi tentanng Covid-19 secara baik dan benar kepada seluruh masyarakat,” harap Bupati.

Laporan: Tarwan Stanis

Editor: Frans Ramli 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here