Beranda Nusantara Pembatalan Perayaan Semana Santa Kebijakan yang Menyelamatkan

Pembatalan Perayaan Semana Santa Kebijakan yang Menyelamatkan

293
0
Koordinator Gerakan Peduli Lamaholot Asis Wayongnaen foto bersama Yang Mulia Uskup Larantuka Mgr. Fransiskus Kopong Kung, Pr.

FLORESPSOT.CO, Jakarta– Gerakan Peduli Lamaholot mengapresiasi langkah yang diambil oleh keuskupan Larantuka dalam melakukan pembatalan perayaan Semana Santa, yang merupakan tradisi religi yang tiap tahunnya dijalankan oleh umat Katholik di Flores Timur.

Koordinator Gerakan Peduli Lamaholot Asis Wayongnaen kepada Florespost, Senin (23/3/2020) menyampaikan, hal ini merupakan momentum bersejarah yang tidak terelakan.

“Kita digerogoti virus yang sangat ganas dan mematikan yakni Covid- 19, yang mampu menelan banyak korban. Di berbagai negara telah menelan banyak korban dan Indonesia sendiri pun sudah sedikit yang meninggal,” kata Dia.

Langkah preventif yang dilakukan oleh Keuskupan Larantuka dan Pemerintah daerah Flores Timur kata Dia, berdasarkan koordinasi bersama Pemerintah Pusat dan Provinsi.

“Ini layak diapresiasi karena telah menjaga dan menyelamatkan banyak nyawa manusia. Kami yakin, bahwa keputusan yang diambil oleh Yang Mulia Mgr Fransiskus Kopong kung Pr dan Pemerintah Daerah ini merupakan keputusan yang juga berat, karena kita semua juga pasti berharap untuk terlaksananya Prosesi Semana Santa ini,” kata dia.

Dijelaskan Asis, hanya karena kondisi saat ini yang tidak memungkinkan, dan melalui koordinasi yang baik dan tersistematis dari Gereja dan Pemerintah sehingga keputusaan pembatalan pun dilakukan.

“Semoga kita semua mampu menjaga kesehatan dan mematuhi arahan yang berlaku sehingga mampu mematikan penyebaran virus Covid 19 ini,” ajaknya.

Laporan: Tarwan Stanis
Editor: Frans Ramli


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here