Beranda Florata News Cegah Corona, Pemkab Manggarai Perketat Pengawasan di Pintu Masuk

Cegah Corona, Pemkab Manggarai Perketat Pengawasan di Pintu Masuk

262
0
Salah satu penumpang dari arah Labuan Bajo-Ruteng,menjalani pemeriksaan suhu tubuh di Terminal Mena. Foto (Adi Nembok/Florespost.co) 

FLORESPOST.CO, Ruteng– Pemerintah Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur, terus memperketat pengawasan di setiap pintu masuk menuju daerah itu, menyusul semakin merebaknya penyebaran virus corona (covid-19) belakangan ini.

Petugas-petugas gabungan di bawah Tim Komando Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, ditempatkan disemua pintu masuk, baik melalui jalur darat,laut dan udara.

Setiap orang yang datang dari luar wilayah Manggarai, wajib diperiksa petugas sesuai protokol standar pencegahan dan penanganan covid-19.

Sebagaimana pantauan media ini di Terminal Bus Mena, Kecamatan Langke Rembong, Kamis (26/3/2020) sore, ratusan penumpang mulai dari bayi hingga lansia, yang datang dari arah Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, dengan tujuan Ruteng dan wilayah kecamatan lainnya di Kabupaten Manggarai, maupun tujuan ke kabupaten lain di daratan Pulau Flores, wajib menjalani pemeriksan sesuai protokol standar pencegahan dan penanganan covid-19.

Data yang dihimpun media ini dari lokasi Terminal Mena, Kamis 26 Maret 2020, dari sore hingga malam hari sekitar pukul 22.00 wita, jumlah penumpang yang diperiksa petugas sebanyak 214 orang.

Penumpang-penumpang angkutan umum ini, masuk ke wilayah Ruteng dan sekitarnya, setelah menempuh perjalanan menggunakan transpostasi laut dan udara dari wilayah Makasar, Kalimantan, Bandung, Surabaya dan Papua, lalu turun di Labuan Bajo dan meneruskan perjalanan ke Ruteng dan sekitarnya, maupun kabupaten lainnya di Flores. Ada juga penumpang yang hanya datang dari Labuan Bajo tujuan Ruteng.

Dari hasil pemeriksaan suhu tubuh, seluruh penumpang dalam keadaan normal. Namun petugas medis, tetap menganjurkan untuk menjalankan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing.

Jika ada gejala-gejala seperti batuk, pilek serta sesak napas, para penumpang disarankan untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Laporan: Adi Nembok
Editor: Tarwan Stanis



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here