Beranda Hukum Minimalisir Dampak Corona, 160 Orang Napi di NTT Dikeluarkan

Minimalisir Dampak Corona, 160 Orang Napi di NTT Dikeluarkan

101
0
Marciana D Jone, Kakanwil Kemenkumham NTT, saat memimpin rapat pencegahan Corona (Sumber: IG @kemenkumham_ntt)

FLORESPOST.co, Kupang – Dalam upaya menanggulangi dan meminimalisir dampak penyebaran Covid-19 di Lapas, LPKA dan Rutan dan dalam rangka mengurangi Over Crowding, sebanyak 160 orang Narapidana (Napi) dan anak di NTT dikeluarkan dan dibebaskan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTT, Marciana D. Jone, dalam press releasenya yang diterima media ini, Rabu (3/4).

Baca juga: https://www.florespost.co/2020/04/03/ini-isi-keppres-penetapan-kedaruratan-kesehatan-masyarakat-covid-19/

Marciana menjelaskan 160 orang Napi dan anak tersebut dikeluarkan dan dibebaskan melalui asimilasi dan integrasi.

Hal itu tertuang dalam Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI nomor M.HH-19.PK.01.04.04 tahun 2020 tentang pengeluaran dan pembebasan narapidana dan anak melalui asimilasi dan integrasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19, jelasnya.

Marciana menguraikan, 160 Napi dan anak yang telah mendapat asimilasi dan integrasi tersebut tersebar di delapan Lapas/Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA)/Rutan, yakni Lapas Kelas IIA Kupang sebanyak 60 orang, Lapas Kelas IIB Kalabahi 21 orang, Lapas Kelas IIB Ende 15 orang, Lapas Kelas IIB Atambua 13 orang, LPKA Kelas I Kupang 16 orang, Rutan Kelas IIB Kota Kupang 20 orang, Rutan Kelas IIB Kefamenanu 9 orang, Rutan Kelas IIB Ruteng 6 orang.

Baca juga: https://www.florespost.co/2020/04/01/ini-isi-lengkap-pp-pembatasan-sosial-berskala-besar/

Sepuluh Lapas/Rutan lainnya, lanjutnya, dalam proses pengeluaran dan pembebasan narapidana dan anak melalui asimilasi dan integrasi, yaitu Lapas Kelas IIA Waingapu, Lapas Perempuan Kelas IIB Kupang, Lapas Kelas IIB Waikabubak, Lapas Kelas III Lembata, Lapas Kelas III Baa, Lapas Terbuka Waikabubak, Rutan Kelas IIB Soe, Rutan Kelas IIB Larantuka, Rutan Kelas IIB Maumere, dan Rutan Kelas IIB Bajawa.

Marciana menambahkan, untuk pengeluaran dan pembebasan narapidana dan anak tersebut tidak dipungut biaya apapun.

Penulis: Adi Nembok

Editor: Fransiskus Ramli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here