Beranda Florata News Penumpang KMP Ile Ape di Pelabuhan Waibalun Disemprot Disinfektan

Penumpang KMP Ile Ape di Pelabuhan Waibalun Disemprot Disinfektan

240
0
Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Flores Timur tengah melakukan penyemprotan Disinfektan kepada penumpang KMP Ile Ape. (Foto/ Tarwan)

FLORESPOST. CO, Larantuka– Langkah antisipasi penyebaran wabah virus Corona di Kabupaten Flores Timur terus dilakukan. Kali ini, upaya pencegahan itu dilakukan di Pelabuhan feri Waibalun, Kecamatan Larantuka, pada Sabtu (4/4/2020).

Tak hanya dengan penyemprotan disinfektan, Puluhan penumpang yang diberangkatkan dari Pelabuhan Bolok- Kupang ini juga menjalani pemeriksaan suhu tubuh yang dilakukan oleh Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Flores Timur.

Barang-barang bawaan pun, tidak luput dari penyemprotan cairan disinfektan di pintu keluar pelabuhan. Setelah itu, masing-masing penumpang didata oleh tim Satgas Covid-19.

Pantauan media ini, KMP Ile Ape bersandar di Pelabuhuan Waibalun pada pukul 08.36 Wita. Jumlah penumpang yang turun hari ini (4/4) lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah penumpang KMP Ranaka yang turun pada, Jumat (3/4/2020) kemarin.

Ratusan Penumpang KMP Ranaka Luput dari Pemeriksaan Tim Satgas Covid-19

Sebanyak ratusan penumpang KMP Ranaka yang tiba dari Pelabuhan Bolok- Kupang pada, Jumat (3/4/2020) sekitar pukul 04.00 Wita, luput dari Pemeriksaan oleh tim Satgas Covid-19 di Pelabuhan Waibalun, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur.

Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Flotim yang baru tiba di pelabuhan Waibalun pada pukul 06.00 wita pun terkejut dengan situasi kelengangan di wilayah pelabuhan Waibalun itu.

Dilansir melalui Balinewsnetwork.com, tim Satgas Covid-19 Kabupaten Flotim hanya mendapati sekitar lima (5) hingga enam (6) penumpang yang masih berada di wilayah pelabuhan tersebut.

Seperti apa kondisi ke-206 penumpang sebagaimana manifest penumpang kapal tersebut, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 belum bisa memastikannya.

Berang atas perisitwa kecolangan itu, atas koordinasi berjenjang ala internal Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Flores Timur, Nahkoda KMP Ranaka bersama pihak ASDP Cabang Larantuka pun ‘diadili’ Tim atas pembangkangan terhadap Instruksi Bupati Flotim khususnya pada point jam sandar dan waktu untuk menurunkan penumpang yang terwajibkan pada pukul 07.00 wita tersebut.

Laporan: Tarwan Stanis
Editor: Frans Ramli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here