Beranda Florata News Ini Empat Ranperda yang Ditetapkan Jadi Perda Oleh DPRD Flores Timur

Ini Empat Ranperda yang Ditetapkan Jadi Perda Oleh DPRD Flores Timur

104
0
Ketua DPRD Flotim, Robertus R. Kereta didampingi Sekretaris DPRD Petrus Liku memberi keterangan kepada wartawan mengenai Masa Persidangan II Tahun Sidang Pertama, Rabu (8/4/2020). (Foto/ Tarwan)

FLORESPOST.CO, Larantuka– Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Flores Timur (Flotim) telah mengakhiri Masa Persidangan II Tahun Sidang Pertama Tahun 2020. Selama masa persidangan tersebut, DPRD Flotim telah menetapkan empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diusulkan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Flotim menjadi Perda.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Flotim, Robertus Rebon Kereta, Rabu (8/4/2020), didampingi Sekretaris DPRD Flotim, Petrus Pemang Liku, dalam keterangan pers akhir Masa Persidangan II Tahun Sidang Pertama Tahun 2020 yang telah ditutup pada Selasa (7/4/2020) di ruang utama Balai Gelekat Lewotana, DPRD Flotim.

Menurutnya, masa persidangan tersebut berlangsung selama kurang lebih empat bulan dan membahas pelbagai agenda persidangan yang disepakati bersama, baik secara lembaga maupun dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Flotim.

Robertus R. Kereta menyebutkan beberapa agenda persidangan yang telah dilaksanakan di lembaga DPRD Flotim selama masa persidangan tersebut, yakni Penyampaian Keputusan DPRD Flotim tentang Pokok-pokok Pikiran DPRD dalam penyusunan Rancangan RKPD Tahun 2021.

Empat Ranperda usul Pemerintah yang ditetapkan, yakni Perda tentang Perubahan Kedua atas Perda No. 4 tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Lalu, Perda tentang Perubahan atas Perda No. 11 tahun 2013 tentang Penetapan dan Perlindungan Tenaga Kerja asal Kabupaten Flotim di Luar Negeri, Perda tentang Perubahan atas Perda No. 9 tahun 2014 tentang Tata Cara Pemilihan dan Pemberhentian Kepala Desa dan Perda Kabupaten Flotim tentang Perubahan atas Perda No. 16 tahun 2015 tentang Ketertiban Umum dalam Wilayah Kabupaten Flotim.

“Terhadap 4 buah Ranperda yang ditetapkan menjadi Perda pada masa sidang ini. Harapan lembaga DPRD Flotim adalah kiranya beberapa hal penting yang menjadi sorotan Dewan pada saat pembahasan tingkat Pansus maupun kata patus fraksi harus dapat menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaannya,” katanya.

Pada masa persidangan yang sama, kata Robert Kereta, lembaga DPRD Flotim, melaksanakan pembahasan dan persetujuan DPRD terhadap usul penggunaan dana mendahului Perubahan APBD Flotim Tahun 2020 dan Pengajuan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Flotim Tahun 2019.

“Khusus LKPJ, belum dibahas bersama Pemerintah dan diprioritaskan masa persidangan berikut. Pertimbangannya Rapat Pansus menghadirkan OPD terkait dalam jumlah yang besar dan hal itu berbenturan dengan imbauan yang disampaikan pemerintah pada kondisi wabah covid-19 saat ini,” katanya.

Robert Kereta mengatakan, selain sejumlah agenda tersebut, lembaga DPRD Flotim juga melakukan Rapat Kerja Komisi bersama mitra terkait antara lain bersama Dinas Kesehatan, Badan Keuangan Daerah (BKD), Dinas PKO, RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka dan Kunjungan Kerja baik Lingkup Instansi Pemerintah Kabupaten, tingkat Kecamatan maupun Desa.

Pemantauan beberapa proyek pemerintah di sejumlah lokasi serta koordinasi dan konsultasi dengan Kementerian terkait di tingkat Pusat dan juga instansi di tingkat Provinsi NTT. Juga Bimtek dalam kaitan pendalaman tugas yang diselenggarakan atas kerjasama Sekretariat DPRD dengan LPPM Universitas Krinadwipayana, Jakarta.

Robertu Kereta mengatakan, pada Masa Persidangan ini lembaga DPRD juga menerima aspirasi masyarakat maupun kelompok lainnya, yakni Kelompok Guru SDK Lamika, Kecamatan Demon Pagong bersama Pemerintah Desa terkait prilaku kinerja. Selain itu, meladeni tuntutan hak rekanan pelaksana PT. Marabunta Cipta Laksana dan tenaga tukang atas pekerjaan pembangunan Rumah Sakit Umum Adonara.

“Juga Kelompok Tenaga Medis Non PNS (Tenaga Teknis Pendukung Perkantoran) pada RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka terkait keluhan Honor Tenaga Kontrak para Medis. Terhadap beberapa persoalan yang diangkat oleh kelompok tersebut diatas yang kemudian dilanjutkan rapat kerja bersama pemerinta, DPRD Flotim mengharapkan agar hasilnya dapat disikapi secara baik dan tuntas sehingga tidak menimbulkan persoalan baru diwaktu yang akan datang,” katanya.

Sekretaris DPRD Flotim, Petrus Pemang Liku, sebelumnya, kepada wartawan, Rabu (8/4/2020), mengatakan penutupan Masa Persidangan II Tahun Sidang Pertama telah digelar lembaga DPRD Flotim pada Selasa (7/4/2020).

Laporan: Tarwan Stanis
Editor: Frans Ramli


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here