Beranda Kesehatan Berlabuh di Perairan Lembata, Satu Unit Kapal Ikan Diminta Keluar

Berlabuh di Perairan Lembata, Satu Unit Kapal Ikan Diminta Keluar

235
0
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pelabuhan Laut Lewoleba, Kabupaten Lembata. (Foto: Ama Kewaman)

FLORESPOST.co, Lembata – Satu unit kapal ikan yang berlabuh di Puho Bahe, Desa Jontona, Kecamatan Ile Ape Timur, Lembata, diminta keluar oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pelabuhan Laut Lewoleba, Kabupaten Lembata, Jumat (10/4/2020).

Keberadaan kapal ikan tersebut diketahui tim berdasarkan laporan masyarakat di media facebook. Mengetahui hal tersebut tim yang dipimpin oleh Kanit Patroli Air, Daniel Nuku Lapu, PS, langsung turun ke lokasi.

Di lokasi, tim langsung merapat ke kapal ikan tersebut dengan menggunakan satu kapal milik nelayan Desa Jontona.

Daniel Nuku Lapu mengatakan, kapal tersebut merupakan kapal ikan yang berasal dari Kupang. “Kapal tersebut merupakan kapal ikan yang berasal dari Kupang,” ujarnya.

Pertama, lanjut Daniel, mereka berlayar dari Kupang ke Larantuka untuk mencari umpan dan berlabuh di Larantuka selama tiga hari.

“Karena pihak kapal mendapat telepon dari Desa Hadakewa ikan halus naik jadi mereka merapat ke sini (perairan Jontona dan Hadakewa). Mereka (pihak kapal) sudah kontak ke nelayan di Desa Hadakewa tetapi karena sudah diperketat jadi mereka berlabuh di perairan Desa Jontona,” ucap Daniel.

Setelah melakukan dialog dengan pihak kapal, tim menyarankan agar kapal ikan yang membawa 18 crew kapal tersebut segera keluar dari perairan Desa Jontona, karena sudah tidak diijinkan untuk berlabuh.

Daniel berharap agar masyarakat segera melapor ke Posko Penanganan Covid-19 terdekat jika melihat ada kapal masuk di wilayah perairan Kabupaten Lembata.

“Kami berharap kepada masyarakat agar setiap ada perkembangan atau kapal apa saja yang masuk segera melapor ke posko terdekat,” harapnya.

Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi, kapal ikan tersebut langsung meninggalkan wilayah perairan Desa Jontona pada hari yang sama, Jumat (10/4) sekitar pukul 12.39 wita.

Untuk diketahui, proses penanganan hal tersebut dilakukan berdasarkan protokol penanganan covid-19. Para petugas dilengkapi dengan masker dan peralatan lainnya. Semua petugas gabungan yang melakukan kontak langsung dengan pihak kapal langsung disemprotkan dengan cairan desinfektan.

Penulis: Ama Kewaman

Editor: Fransiskus Ramli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here