Beranda Hukrim Florata Tersangka Penganiayaan Diserahkan Melalui Video Conference

Tersangka Penganiayaan Diserahkan Melalui Video Conference

262
0
Kanit Reskrim Bripka Yonatan Nila Serahkan TSK LM kepada JPU Kejaksaan Negeri Manggarai di Reo melalui Video Conference. (Foto: Polsek Lamba Leda)

FLORESPOST.co, Borong Kepolisian Resor Manggarai Timur (Matim) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Kepolisian Sektor (Polsek) Lamba Leda menyerahkan tersangka LM (44 tahun) dan barang bukti perkara pidana penganiayaan kepada Jaksa Penuntut Umum di Cabang Kejaksaan Negeri Manggarai di Reo di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (9/4/2020).

Hal itu disampaikan oleh Kapolsek Lamba Leda, Ipda Stanis Jemadu melalui Kanit Reskrim Bripka Yonatan Nila, kepada Florespost.co, Kamis (9/4/2020) pukul 11.30 Wita.

Bripka Natan menjelaskan, kegiatan tahap II tersebut menggunakan video conference,  langsung dari ruangan Vicon Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas IIB Ruteng di Labe, Kelurahan Carep, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.

Video conference tersebut dilaksanakan oleh Bripka Yonatan Nila dengan Jaksa Penuntut Umum, Ajun Jaksa Madya Agus Ahmad Alisy, S.H. Penyerahan dilakukan dengan cara tersangka diwawancara oleh JPU melalui perangkat video conference didampingi Kanit Reskrim Lamba Leda, Bripka Yonatan Nila di Rutan Ruteng.

Baca juga: https://www.florespost.co/2020/04/16/pn-ruteng-laksanakan-sidang-melalui-video-conference/

Usai video conference, Bripka Yonatan menyerahkan berita acara serta barang bukti berupa sebuah parang kepada JPU di Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Manggarai di Reo.

“Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah untuk pencegahan penularan virus corona karena adanya pendemi Corona Virus Desease 2019 (Covid19). Giat tersebut berjalan lancar dan aman dan berakhir pukul 12.30 Wita,” ujar Kanit Reskrim Polsek Lamba Leda tersebut.

LM diduga melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap korban UU (56 tahun) yang tidak lain tetangga LM sendiri dengan cara membacok yang terjadi pada hari Minggu Februari 2020 lalu. Kesalahpahaman diduga menjadi pemicu aksi penganiayaan tersebut. 

“Keduanya beralamat di Wae Libo Kampung Rentung Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT),” kata Kapolsek Lamba Leda Ipda Stanislaus Jemadu kepada media ini. 

Tersangka LM disangkakan melanggar Pasal 351 ayat (2) subs Pasal 351 ayat (1) KUHP.

Penulis: YS

Editor: Fransiskus Ramli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here