Beranda Ekobis Kebijakan Pengendalian IMEI Handphone Mulai Berlaku

Kebijakan Pengendalian IMEI Handphone Mulai Berlaku

274
0
Ilustrasi (Foto: Ist)

FLORESPOST.co, Jakarta Dalam masa percepatan penanganan dampak Pandemi Covid-19, pengguna perangkat handphone, komputer genggam dan tablet (HKT) akan mendapatkan notifikasi dan pemberitahuan mengenai status IMEI (International Mobile Equipment Identity) secara bertahap dari operator seluler yang digunakan dalam kurun waktu kurang lebih 2 (dua) minggu.

“Kebijakan pengendalian IMEI tetap berlaku terhitung mulai tanggal 18 April 2020,” jelas Ismail, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, dalam keterangan tertulisnya yang diterima media ini Minggu, (19/4).

Dijelaskan, pengguna HKT yang saat ini sedang aktif digunakan tidak perlu melakukan registrasi individual. Setiap pengguna HKT dapat tetap mengikuti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau menjalankan physical distancing tanpa perlu khawatir atas pemberlakuan pembatasan IMEI. 

Baca juga: https://www.florespost.co/2020/04/18/jumlah-sembuh-covid-19-bertambah-jauhi-angka-kematian/

Pelaksanaan pembatasan penggunaan perangkat bergerak yang tersambung melalui jaringan seluler melalui pengendalian IMEI berlaku ke depan. Artinya, masyarakat tidak perlu khawatir kerena perangkat yang sudah digunakan dan tersambung ke jaringan seluler sebelum 18 April 2020 tidak akan terdampak meski tidak terdaftar dalam database IMEI.

Perangkat yang sudah aktif sebelum masa berlaku 18 April 2020 akan tetap dapat tersambung ke jaringan bergerak seluler sampai perangkat tersebut tidak ingin digunakan lagi atau telah rusak.

Sesuai PM Kominfo No. 1/2020 tentang Pengendalian Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi yang Tersambung ke Jaringan Bergerak Seluler melalui Identifikasi IMEI, perangkat yang tidak memenuhi syarat atau ilegal akan dibatasi tersambung ke jaringan bergerak seluler.

Jika masyarakat akan melakukan pembelian HKT secara offline setelah tanggal 18 April 2020, Kementerian Kominfo mengimbau agar memastikan perangkat memiliki IMEI yang sah dan dapat diaktifkan dengan SIM card sebelum melakukan pembayaran.

“Jika melakukan pembelian secara online, marketplace memiliki kewajiban memberikan jaminan sampai perangkat diterima dan dapat digunakan pembeli, dapat berupa refund atau penggantian barang,” pungkasnya.

Baca juga: https://www.florespost.co/2020/04/17/butuh-kesadaran-bersama-untuk-putuskan-mata-rantai-covid-19-di-ntt/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here