Beranda Florata News Gerobak Cinta Gempur Stunting Flotim Masuk 10 Besar Inovasi Pembangunan Terbaik Se-...

Gerobak Cinta Gempur Stunting Flotim Masuk 10 Besar Inovasi Pembangunan Terbaik Se- Indonesia

209
0
Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon. (Foto Dok.FLORESPOST.co)

FLORESPOST.CO, Larantuka– Program unggulan Pemerintah Kabupaten Flores Timur, dalam proses perencanaan pembangunan yang mampu mendongkrak kabupaten ini masuk dalam 10 besar kabupaten terbaik di Indonesia adalah Program Gerobak Cinta.

Dalam musrembang Tingkat Nasioanal yang dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo telah diumumkan daerah-daerah yang memiliki perencanaan pembangunan dengan program inovasi terbaik.

Kabupaten Flores Timur, merupakan salah satu kabupaten yang juga diumumkan masuk dalam 10 besar kabupaten di Indonesia, yang dinilai memiliki proses perencanaan pembangunan dengan inovasi pembangunannya yang terbaik.

Demekian dikatakan Bupati Flores Timur Antonius H. Gege Hadjon, ST kepada wartawan diruang kerjanya, Kamis ( 30/4/2020).

Keunggulan program ini tambah Bupati Anton, berdasarkan hasil penilaian Pemerintah Pusat. Flores Timur mampu menurunkan angka stunting dari 40 % turun ke 20 % pada tahun 2020. Prestasi membanggakan ini merupakan hasil kerja keras semua pihak dan layak diterima oleh rakyat Flores Timur.

“Kita berterima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada Pemerintah Kabupaten Flores Timur. Ini berkat keja keras semua pihak, bukan kerja keras satu orang dan penghargaan ini selayak dan harus menjadi milik kita bersama, dan saya persembahkan untuk rakyat Flores Timur,” ujar Bupati Anton Hadjon.

Atas prestasi yang membanggakan ini, Pemerintah Kabupaten Flores Timur kata dia, memperoleh Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2020.

Penghargaan ini tambahnya, diberikan berdasarkan hasil penilaian tahap II oleh Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional RI.

Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan, Dr. Ir. Taufik Hanafi, MUP, melalui Suratnya Nomor : 04842/D.9/04/2020, tanggal ,28 April 2020 yang ditujukan Kepada 33 Kepala Bappeda Kabupaten/Kota dengan tembusan disampaikan kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Sesmen PPN/Sestama Bappenas serta 15 Bupati, 18 Walikota dan 23 Kepala Bappeda Propinsi se- Indonesia, mengumumkan Hasil Penilaian Tahap II Tingkat Kabupaten dan Kota tentang pemberian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2020
Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan Dr. Ir. Taufik Hanafi, MUP, menjelaskan Proses penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2020 yang dilakukan meliputi 3 tahap penilaian yaitu penilaian teknis dokumen, presentasi dan wawancara, serta verifikasi dan kunjungan lapangan.

Sehubungan dengan telah selesainya Penilaian Tahap II PPD 2020 baik secara offline di Jakarta maupun video conference melalui aplikasi Zoom for Meeting, pihaknya mengumumkan daftar kabupaten dan kota yang termasuk 10 besar dalam proses penilaian tersebut, antara lain Kabupaten Bangka, Flores Timur, Klungkung, Kuburaya, Musi Rawas, Poso, Samosir, Kep. Siau Tagulandang Biaro, Tanah Datar dan Kabupaten Temanggung .

Sedangkan Kota terdiri dari Kota Balikpapan, Padang, Palu, Pontianak, Semarang, Sungai Penuh, Surabaya, Tangerang Tual dan Kota Yogyakarta.

Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2020 diberikan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional RI itu, menurut Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan Dr. Ir. Taufik Hanafi, MUP adalah sebagai respon dan dukungan dari Para Bupati, Wali Kota dan Bappeda Kabupaten/Kota terkait Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (COVID19) dan Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Nonalam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagai Bencana Nasional. Untuk Penilaian Tahap III, verifikasi dan kunjungan lapangan tidak dapat dilaksanakan.

Laporan: Tarwan Stanis
Editor: Frans Ramli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here