Beranda Profil Josefin Jorolan: Menjaga Pelita Pendidikan Tetap Menyala

Josefin Jorolan: Menjaga Pelita Pendidikan Tetap Menyala

210
0
Ibu Josefin Jorolan saat sedang mengajar di rumah siswa (Foto: Florespost.co/Iwan Kurniawan)

FLORESPOST.co, Borong Mewabahnya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) saat ini menjadi tamparan keras untuk dunia pendidikan. Dampaknya sangat memprihatinkan. Kegiatan sekolah seperti belajar mengajar dan kegiatan extrakulikuler lainnya ikut terganggu.

Hal ini telah diakui pula oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) pada bulan Maret lalu, bahwa wabah virus corona telah berdampak terhadap sektor pendidikan. Hampir 300 juta siswa terganggu kegiatan sekolahnya di seluruh dunia dan terancam hak-hak pendidikan mereka di masa depan.

Hampir semua sekolah diliburkan dan melakukan kegiatan belajar mengajar di rumah menggunakan media online. Guru mengajar dari rumahnya masing-masing dan murid belajar di rumahnya masing-masing.

Ini seolah mendukung kebijakan Merdeka Belajar. Merdeka Belajar dalam artian semua siswa harus bisa belajar mandiri tanpa harus belajar di sekolah seperti biasanya.

Mungkin kebanyakan lembaga pendidikan atau sekolah yang sudah mempunyai fasilitas belajar online yang mendukung seperti web sendiri, akun media sosial, jaringan internet yang memadai tidak menjadi masalah. 

Bagaimana halnya dengan sekolah-sekolah pedalaman atau di daerah  yang belum memiliki memiliki akses internet atau peralatan online? Kenyataan seperti itu dialami juga oleh sekolah dasar di Gugus Mukun dalam wilayah Desa Mokel dan Desa Meni Kecamatan Kota Komba Kabupaten Manggarai Timur.

Ketiadaan berbagai fasilitas belajar di rumah tersebut mendorong beberapa guru di Gugus Mukun dalam wilayah Desa Mokel untuk tetap memberikan bimbingan kepada para siswanya.

“Saya mengunjungi siswa dari rumah ke rumah dengan memberi mereka beberapa materi dan mengajak mereka belajar bersama,” ungkap Ibu Josefin Jorolan, salah seorang guru di Sekolah Dasar Katolik Mukun II.

Guru yang sangat aktif dalam kegiatan mengunjungi rumah siswa ini menyebutkan, tujuannya untuk memastikan para siswanya tetap belajar.

“Tujuannya agar semangat mereka untuk belajar itu tetap ada. Mereka akan merasa tetap diperhatikan,” katanya.

Selain itu, tambahnya, kegiatan seperti ini membantu para  siswa untuk tetap dekat dengan dunia pendidikan. Apalagi  dalam situasi dan kondisi seperti ini para guru, siswa dan orang tua siswa dituntut untuk tidak mudah menyerah pada keadaan.

“Agar pelita pendidikan tidak mudah padam, tetapi terus menyala, dalam semangat mengajar para guru dan semangat belajar siswa yang didukung motivasi dari para orang tua,” ungkapnya.

Josefin berharap, kegiatan ini bisa menumbuhkan semangat anak bangsa untuk tetap belajar.

“Selama masa corona, kegiatan belajar mengajar akan dilakukan seperti ini dengan tetap memperhatikan himbauan pemerintah,” imbuhnya.

Menurutnya, ini adalah tugas kami sebagai guru, apapun keadaannya kami harus tetap menjalani tugas agar pelita pendidikan tetap menyala untuk masa depan bangsa.

(Jurnalisme Warga)

Penulis: Iwan Kurniawan

Editor: Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here