Beranda Florata News Bertambah 9 Orang, Manggarai Barat jadi Epicentrum Covid-19 di Flores

Bertambah 9 Orang, Manggarai Barat jadi Epicentrum Covid-19 di Flores

853
0
Foto Ilustrasi by Florespost.co

FLORESPOST.CO, Kupang Laju penambahan jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 di provinsi NTT kian cepat.

Sementara kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan alat perlindungan diri belum dikatakan maksimal.

Berdasarkan data yang dirilis pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur, hingga Rabu 13 Mei saja Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di provinsi kepulauan itu bertambah 12 pasien.

Dengan demikian total pasien terkonfirmasi covid-19 di seluruh provinsi kepulauan itu berjumlah 30 orang.

Jumlah tersebut berasal dari beberapa klaster yang selama ini jadi penyumbang utama kasus covid-19 di NTT diantaranya klaster Gowa, Magetan dan Depok.

Kepala dinas kesehatan provinsi NTT Domi Mere mengatakan adapun rincian pasien terkonfirmasi positif covid-19 di provinsi NTT terdiri dari beberapa daerah.

“Dari 92 spesimen yang diperiksa diketahui ada 11 swab yang positif covid-19, swab rujukan dari rumah sakit daerah Komodo ada 9 sampel dan berasal dari klaster Gowa,” kata Domi Mere di Kupang Rabu (13/5/2020) siang.

Sementara sisanya kata Domi, 1 sample berasal dari RSUD Ende klaster Gowa, 1 sample berasal dari TTS Klaster Magetan, dan 1 sample berasal dari Jakarta dimana pasien berasal dari Sumba Timur, Wai Ngapu dan berasal dari klaster Sekolah Tinggi Theologi Glogor Jogjakarta.

Dengan penambahan jumlah pasien covid-19 di kabupaten Manggarai Barat maka saat ini jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 di kabupaten Manggarai Barat berjumlah 11 orang.

Ini jadi jumlah pasien terbanyak covid-19 untuk urutan kabupaten di daratan Flores. Kepala dinas kesehatan Provinsi NTT mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah Manggarai Barat untuk tempat isolasi pasien covid-19 di Manggarai Barat.

“Untuk isolasi pasien bisa di RSUD Komodo dan Siolam Labuan Bajo,” tambahnya.

Meski saat ini pasien terkonfirmasi positif covid-19 di kabupaten Manggarai Barat hanya berasal dari 1 sumber klaster yakni klaster Gowa, namun pemerintah telah mengambil langkah antisipatif terkait kemungkinan penyebaran yang lebih masif.

Pemerintah telah menambah beberapa check point di beberapa titik dalam kota Labuan Bajo, selain itu petugas juga tampak berjaga selama 12 jam.

Petugas langsung memberhentikan pengendara yang tidak mengenakan masker ketika memasuki kota Labuan Bajo.

Penulis: Antonius Rahu
Editor: Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here