Beranda Florata News Pius Baut: Pendirian Posko di Weri Pateng Keputusan yang Gegabah

Pius Baut: Pendirian Posko di Weri Pateng Keputusan yang Gegabah

412
0
Camat Lembor, Kabupaten Manggarai Barat Pius Baut. (Foto/ Yuga Yuliana)

FLORESPOST.CO, Ruteng Camat Lembor, Kabupaten Manggarai Barat Pius Baut menilai, pendirian posko Covid-19 di Weri Pateng merupakan keputusan yang sangat gegabah.

Dirinya menginginkan sebelum pendirian posko itu, seharusnya disepakati bersama antara kedua belah pihak, karena menurut dia posko itu berada di perbatasan antara kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat.

“Saya pikir keputusan ini terlalu gegabah. Seharusnya duduk bersama dan direncanakan bersama karena terkait dengan perbatasan. Pertimbangkan juga dengan lalu lintas orang di dua (2) Kabupaten. Kalau direncanakan secara matang diikuti dengaan sosialisasi maka penolakan itu tidak kami lakukan, malah itu yang kami inginkan,” ungkapnya.

“Saya sudah diperintahkan oleh Bupati Manggarai Barat untuk membangun posko di perbatasan dengan Manggarai. Posko nya Kami sudah dirikan. Perbatasan Manggarai dengan Manggarai Barat dilihat dari aksesibilitas transportasi itu perbatasannya di sebelah timur Paang Lembor,” jelas Camat Pius.

Dirikan Portal Pemeriksaan di Wilayah Paang Lembor – Manggarai Barat

Sebuah portal bambu telah terpasang kampung di Paang Lembor oleh Camat lembor setelah dirinya membuat kerusuhan di Posko Weri Pateng. Portal ini untuk memeriksa pelaku perjalanan dari Manggarai menuju Manggarai Barat.

Posko yang dibuat oleh Camat Pius akan diberlakukan mulai, Minggu 17 Mei 2020 berdasarkan instruksi bupati Manggarai Barat.

“Posko itu berjalan mulai 17 Mei 2020. Kami menerapkan berdasarkan instruksi bupati,” tuturnya.

Tampak sebelum meninggalkan lokasi posko Weri Pateng, Camat Pius menyampaikan pesan kepada petugas di Weri Pateng agar melengkapi surat surat sesuai instruksi Bupati Manggarai Barat ketika melewati portal yang Ia buat.

“Terima kasih untuk teman-teman dari Ruteng, tolong lengkapi surat-surat kesehatan, agar bapak-bapak tidak kami pulangkan. Besok kami mulai bertugas, sekali lagi lengkapi surat-surat daripada kami pulangkan anda ke Ruteng,” ungkapnya.

Jika dilihat secara umum tambah dia, perbatasan Manggarai dilihat dari mana mana. Namun lanjutnya jika dilihat dari akses lalu lintas, maka di sebelah timur di Desa Wae Bangka. Sehingga kata dia sesuai dengan instruksi bupati Manggarai Barat maka dibangunlah posko di Paang Lembor.

“Kita sudah bangun posko di situ dan melaksanakan instruksi bupati untuk mengawasi lalu lintas orang yang masuk ke wilayah Manggarai Barat,” kata Camat pius.

Laporan: Yuga Yuliana
Editor: Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here