Beranda Florata News Kisruh Portal Posko Covid di Weri Pateng Memasuki Babak Baru

Kisruh Portal Posko Covid di Weri Pateng Memasuki Babak Baru

656
0
Camat Gondolpus B. Nggarang (kanan) masker hitam. (Foto/ Tony)

FLORESPSOT.CO, Ruteng Kisruh portal Check point di Weri Pateng, desa persiapan Benteng Redo kecamatan Lelak, akhirnya memasuki babak baru.

Setelah hampir dua pekan melewati polemik panjang, akhirnya pemkab Manggarai dan Manggarai Barat menemui kesepakatan.

Hal itu terlihat dari hasil pertemuan pemerintah dari kedua kabupaten di Posko Weri Pateng, desa Persiapan Benteng Redo, kecamatan Lelak, Kamis (21/5/2020) kemarin.

Tampak hadir dalam pertemuan itu otoritas pemerintah Manggarai yang diwakili camat Lelak Gondolpus B. Nggarang, sementara dari otoritas pemerintah Manggarai Barat diwakili oleh camat Lembor Pius Baut.

Kepada Florespost.co camat Lelak Gondolpus B. Nggarang mengatakan hasil pertemuannya dengan camat Lembor berlangsung dalam suasana penuh keakraban.

“Sudah, sudah cair tadi pertemuan kami membicarakan terkait posko bersama di Weri Pateng ini,” tambah camat Lelak di Posko Weri Pateng kepada Florespost.co, Kamis (21/5) kemarin.

Ia menambahkan hasil kesepakatan dari kedua pemerintah kemudian dituangkan dalam keputusan bersama yang mulai diberlakukan hari ini, Jumat (22/5).

“Jadi hasilnya tadi masing-masing kabupaten bertanggung jawab untuk pemeriksaan pelaku perjalanan, posko Pemkab Manggarai akan memeriksa orang yang hendak ke Manggarai begitu juga sebaliknya,” katanya.

Pantauan Florespost.co, masyarakat sekitar tampak sibuk mendirikan portal baru yang berjarak hanya beberapa meter dari posko Milik Pemkab Manggarai.

Portal baru itu disebut-sebut milik pemkab Mabar. Namun camat Lelak langsung membantah ketika Florespost.co mengonfirmasi terdapat dua portal check point berbeda di lokasi.

“Bukan begitu, posko kita tetap satu di sini, namun untuk memudahkan proses cek di lokasi biar tidak antre makanya dibagi tugas,” terangnya.

Polemik yang berkepanjangan di masyarakat sekitar posko, camat Lelak itu mengatakan pihaknya telah mengeluarkan instruksi bagi warganya untuk menyudahi polemik tersebut.

“Misi kita satu, yakni kemanusiaan, jadi saya minta dengan tegas hilangkan kasak-kusuk soal posko ini apalagi jika sudah merembet pada soal tapal batas itu tidak boleh,” pintanya.

Penulis: Antonius Rahu

Editor: Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here