Beranda Pilkada Bawaslu Manggarai Lakukan Riset Penyelenggaraan Pilkada

Bawaslu Manggarai Lakukan Riset Penyelenggaraan Pilkada

149
0

FloresPost.co, Ruteng – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Manggarai akan melaksanakan riset dan kajian evaluasi penyelenggaraan pilkada serentak 2015-2018. Riset ini dilakukan oleh Bawaslu RI dengan melibatkan Bawaslu Kabupaten Kota di seluruh Indonesia.

Hal itu disampaikan Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga, Herybertus Harun di sela-sela rapat bersama Bawaslu Provinsi NTT tentang Evaluasi terhadap Seluruh Tahapan Pemilihan melalui video conference dengan Aplikasi Zoom, Jumat 29/05/2020.

Dikatakan Harun, Bawaslu Manggarai akan fokus pada riset tentang evaluasi rekrutmen jajaran pengawas pemilihan adhock di tingkat kecamatan, desa dan TPS.

Menurut Harun, untuk mendapatkan seorang pengawas pemilu dengan sumber daya manusia yang berkualitas, memiliki kapasitas, integritas, dan kemandirian dalam mendukung tugas, maka proses rekrutmen merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk dievaluasi.

Di sisi lain Harun mengatakan bahwa proses seleksi pengawas adhoc pada pemilihan 2015-2018 telah berjalan baik sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Untuk perekrutan Panwascam sudah berjalan sangat baik sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ada seleksi administrasi, ada tes tertulis dan wawancara. Sementara untuk Pengawas Kelurahan Desa hanya dilakukan seleksi administrasi dan tes wawancara. Hal yang sama diberlakukan bagi Pengawas TPS,” ungkapnya.

Terhadap proses pelaksanaan rekrutmen pengawas adhock ini, kata Harun, akan dilakukan kajian apakah pola rekrutmen ini menghasilkan profil SDM Pengawas Pemilihan yang sesuai dengan amanat Undang-undang.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Kabupaten Manggarai, Marselina Lorensia menjelaskan bahwa riset ini juga dilakukan untuk mengevaluasi rekrutmen pengawas adhoc pada pilkada 2020.

“Pilkada 2020 belum rampung tapi prosesnya sudah sempat berjalan dan pengawas adhoc telah terbentuk hingga tingkat desa, sekalipun sebagian tahapan pilkada 2020 ditunda karena pandemi Covid 19,” ujarnya.

Menurut Marselina, riset ini akan membantu Bawaslu Manggarai untuk dapat memperbaiki kualitas penyelenggara adhoc secara khusus dan kualitas penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2020 di Manggarai.

Selain itu, Koordinator Divisi Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Fortunatus Hamsah Manah mengatakan riset Pilkada serentak antara lain dilakukan untuk mengeksplorasi pelaksanaan tugas, wewenang, dan kewajiban Pengawas Pemilu sepanjang pelaksanaan Pilkada serentak melalui rangkaian kegiatan yang terdiri atas penelitian, penulisan laporan, dan diseminasi hasil-hasil penelitian pemilihan serentak.

Mekanismenya, ujar Manah, Bawaslu RI menentukan tema riset atau kajian, dan Bawaslu Kabupaten Kota mengusulkan rencana penulisan riset untuk diseleksi oleh tim Bawaslu Provinsi dan Bawaslu RI. Jika lolos maka Bawaslu Kabupaten Kota dapat melanjutkan riset atau kajian. Kumpulan riset dan kajian ini akan diterbitkan menjadi buku.

Terkait target riset, Manah menjelaskan riset dilakukan dalam upaya menyusun rekomendasi kebijakan dalam bentuk kertas kebijakan yang bersifat teknis dan strategis demi penyempurnaan proses penyelenggaraan Pilkada serentak ke depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here