Beranda Florata News Karang Taruna Desa Lamawalang Terima Bantuan Mesin Pencacah Pakan Babi

Karang Taruna Desa Lamawalang Terima Bantuan Mesin Pencacah Pakan Babi

138
0
Penyerahan mesin pencacah pakan ternak babi. (Foto/ Ama Sabon)

FLORESPSOT. CO, Larantuka Karang Taruna Desa Lamawalang, Kecamatan Larantuka, kabupaten Flores Timur menerima mesin pencacah pakan babi.

Penyerahan alat bantu mesin untuk pakan ini diserahkan langsung oleh kepala desa Lamawalang, Laurensius Jaga Kelen dan secara simbolis diterima oleh ketua karang taruna desa Lamawalang Ebit Kelen.

Penyerahan ini berlangsung di kantor desa Lamawalang, dengan disaksikan oleh anggota karang taruna lainnya, Kamis (02/07/2020), sekitar pukul 11.40 Wita.

Dalam sambutannya usai menyerahkan bantuan itu kepala desa Lamawalang menyampaikan, penyerahan mesin pakan ternak babi ini untuk menyelamatkan anak muda, serta mengurangi pengganguran pemuda di desa Lamawalang serta sebagai salah satu bentuk dari pembinaan desa kepada karang taruna.

Untuk itu kedepannya harap Laurensius Jaga Kelen, masyarakat dan Pemuda Karang Taruna Desa Lamawalang, dapat berperan aktif dalam mengelola mesin itu agar bisa menciptakan pemuda yang berwawasan luas.

“Karang Taruna selaku organisasi yang diisi para pemuda, diharapkan menjadi garda terdepan yang mampu menggerakkan dan membawa inovasi di desa,” ujar Laurensius Jaga Kelen.

Menurutnya, saat ini kesempatan untuk sukses itu terbuka lebar. Tambahnya tidak hanya di kota tetapi juga di desa.

Kuncinya dikatakan Laurensius Jaga Kelen, adalah peka dengan perubahan dan memanfaatkan kecanggihan teknologi saat ini.

“Saya berharap mental-mental seperti ini dibangun dalam Karang Taruna, dan membawa lebih banyak lagi manfaat di tengah masyarakat,” harap dia.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Lamawalang Ebit Kelen mengucapkan terima kasihnya kepada Pemerintah Desa Lamawalang yang telah menyerahkan mesin pencacah pakan babi tersebut.

“Kami akan menggunakan sebaik-baiknya dan berharap bisa membantu masyarakat desa untuk mempermudah proses pencacah yang awalnya 1-2 jam dengan adanya mesin pencacah ini bisa memakan waktu sekitaran 30 menit, amanah ini kami jalankan dengan penuh rasa tanggungjawab,” ungkap Ebit.

Kontributor: Ama Sabon
Editor: Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here