Beranda Florata News Pemda Matim Terus Berupaya Berikan Bansos Bagi Mahasiswa yang Terkena Dampak Covid-19

Pemda Matim Terus Berupaya Berikan Bansos Bagi Mahasiswa yang Terkena Dampak Covid-19

162
0
Kantor Bupati Kabupaten Manggarai Timur. (Foto/ ist)

FLORESPOST.CO, Borong Ditengah Pandemi Covid-19 Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, terus berupaya meringankan beban orang tua yang anaknya sedang berada di bangku kuliah. Pemberian bantuan oleh Pemda Matim ini melalui bantuan sosial (Bansos) tunai kepada mahasiswa.

Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur, Ir. Boni Hasudungan dalam keterangannya Kamis, (2/07/2020) menuturkan, bantuan tunai dari Pemda Manggarai Timur untuk mahasiswa Manggarai Timur yang masih kuliah aktif baik yang kuliah di NTT maupun diluar NTT sudah berjalan sejak tanggal 12 Juni 2020 lalu yang secara simbolis diserahkan oleh Bupati Manggarai Timur Bapak Agas Andreas di Desa Balus Permai.

Kata Sekda Matim, bantuan yang diberikan senilai Rp.1.000.000,- per mahasiswa yang disalurkan langsung ke rekening mahasiswa.

“Dari 176 desa dan kelurahan yang ada di Manggarai Timur sudah 159 desa/kelurahan yang menyampaikan usulan berikut kelengkapan dokumennya dengan jumlah mahasiswa yang diusulkan sebanyak 7.998 orang,” katanya.

Sedangkan, yang belum menyampaikan usulan disertai kelengkapan dokumennya tinggal 17 desa. Dengan pertimbangan agar para mahasiswa bisa tetap mendapat bantuan, pemerintah masih memberi kesempatan kepada desa-desa untuk menyampaikan usulan dan kelengkapan dokumen, tambahnya.

“Semula diperkirakan ada sekitar 8.000 mahasiswa tapi melihat perkembangan data yang masuk kemungkinan bisa mencapai 9.000 mahasiswa,” ungkap sang Sekda

Disampaikan Sekda Matim, realisasi penyaluran bantuan hingga kemarin tanggal 1 Juli 2020 sudah dilaksanakan untuk 26 desa/kelurahan, dengan jumlah mahasiswa yang telah menerima bantuan sebanyak 875 orang. Belum semua mahasiswa dari ke 26 desa kelurahan tersebut mendapat bantuan karena masih ada yang dokumennya belum lengkap.

“Terhadap yang belum lengkap pemerintah masih memberi kesempatan untuk melengkapinya dalam bulan Juli ini,” katanya.

Saat ini tambahnya, tim masih terus bekerja memproses usulan dari desa dan kelurahan lainnya ditargetnya dalam 2 minggu kedepan bisa selesai khususnya untuk yang dokumennya sudah lengkap. (Mulia Donan/ Humas Setda Matim)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here