Beranda Florata News Hasil Rapid Test di Pasar Inpres Ruteng, Dua Orang Pedagang Reaktif

Hasil Rapid Test di Pasar Inpres Ruteng, Dua Orang Pedagang Reaktif

4944
0
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai,Lodovikus D.Moa. Foto:Adi Nembok (Florespost.co)

FLORESPOST.CO, Ruteng Sebanyak 100 orang di Pasar Inpres Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, menjalani rapid test yang diselenggarakan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, pada Jumat 10 Juli 2020. Hasilnya, dua orang pedagang dinyatakan reaktif.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Manggarai, Lodovikus D. Moa dalam keterangan persnya, Sabtu (11/7/2020) di Kantor Bupati Manggarai mengatakan, dua orang pedagang tersebut berjenis kelamin perempuan. Satu orang diketahui sebagai pedagang sembako dan satunya lagi pedagang emas.

Kedua pedagang ini, kata dia, tidak dikarantina di Wisma Atlet tetapi diminta untuk menjalankan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Dari keterangan yang didapat,untuk pedagang sembako selama ini tidak kemana-mana. Sedangkan pedagang emas, baru tiga minggu ada di Ruteng, sebelumnya yang bersangkutan berada di Makasar. Tapi perlu kami tegaskan, reaktif tidak berarti positif covid-19,” kata Lodi.

Ia juga mengatakan, selain menggelar rapid test di Pasar Inpres, Tim Gugus Tugas juga menggelar rapid test di Pasar Puni dan Terminal Bus Mena.

Di Pasar Puni, dari 48 orang yang dijadikan sasaran semuanya non reaktif, begitupun di Terminal Mena dari 37 orang yang diperiksa semuanya non reaktif.

“Total keseluruhan yang menjalani rapid test di tiga lokasi ini sebanyak 185 orang dengan rincian 183 orang non reaktif dan 2 orang reaktif,” jelas Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan ini.

Lodi juga mengatakan, sampai saat ini jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) covid-19 di Kabupaten Manggarai sebanyak lima orang, termasuk dua orang pedagang di Pasar Inpres Ruteng.

Sedangkan jumlah keseluruhan Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Manggarai sebanyak 24 orang,19 orang di antaranya telah selesai menjalani pemantauan.

Laporan: Adi Nembok
Editor: Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here