Beranda Florata News Gubernur NTT Lantik Penjabat Sementara di Enam Wilayah Penyelenggara Pilkada

Gubernur NTT Lantik Penjabat Sementara di Enam Wilayah Penyelenggara Pilkada

160
0
Gubernur NTT saat menyematkan pin dan memberikan Surat Keputusan (SK) kepada keenam Penjabat Bupati. (Foto/Sc/fp)

FLORESPOST.CO, KupangGubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat, mengukuhkan enam (6) Penjabat Sementara pelaksana tugas bupati, di Aula Rumah jabatan Gubernur, Sabtu (26/9/2020).

Keenam Pjs tersebut menggantikan enam bupati yang tengah cuti mengikuti kempanye Pilkada di daerah masing – masing hingga tanggal 5 Desember 2020.

Didampingi Wakil Gubernur Josef Nae Soi, Viktor Laiskodat menyematkan pin dan memberikan Surat Keputusan (SK) kepada keenam Penjabat Bupati sebagai amanah dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas menuju masyarakat NTT yang sejahtera.

Dilansir melalui Teras-NTT.com, berikut nama-nama Pejabat yang di Lantik menjadi penjabat bupati :

Pertama, Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT, Zet Sony Libing sebagai Penjabat Sementara Bupati Manggarai.
Kedua, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Linus Lusi sebagai Penjabat Sementara Bupati Ngada.

Ketiga, Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi NTT, Zakarias Moruk sebagai Penjabat Sementara Bupati Belu.

Keempat, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT Meserasi Ataupah sebagai Penjabat Sementara Bupati Malaka.

Kelima, Staf Ahli Gubernur Bidang Lingkungan Hidup, Ferdi Kapitan sebagai Penjabat Sementara Bupati Sabu Raijua.

Keenam, Staf Ahli Gubernur NTT Bidang Politik, Samuel Pakereng sebagai Penjabat Sementara Bupati Sumba Barat.

Saat ditanya usai acara pelantikan, Gubenur Viktor mengatakan, pelantikan keenam Penjabat sementara ini untuk melanjutkan pembangunan di masing – masing kabupaten saat para bupati sedang cuti kampanye di luar tanggungan negara.

” Penjabat Sementara yang dilantik ini, akan melanjutkan pembangunan di masing- masing kabupaten disaat para Bupati cuti kampanye di luar tanggungan Negara,” kata Viktor.

Ia juga berpesan bahwa sebagai Penjabat Bupati yang dilantik, harus mampu menjaga netralitas selama pilkada berlangsung, menjunjung tinggi Intergritas kepemimpinan di daerah serta tetap melakukan kerja Extraordinary, baik penanganan dalam mengatasi persoalan penyebaran covid-19 maupun ekonomi masyarakat.

”Penjabat Bupati harus menjunjung tinggi netralitas. Tidak boleh memihak kepada pasangan calon tertentu. Intergritas kepemimpinan harus dikedepankan. Kerja harus Extraordinary di masa pandemi ini demi kesehatan dan ekonomi masyarakat,” tandasnya.

Dalam acara pelantikan itu juga, turut dihadiri oleh, anggota DPR RI yang juga Ketua PKK NTT, Julia Sutrisno Laiskodat, Ketua DPRD NTT, Ir Emelia Julia Nomleni, wakil Wali Kota Kupang, Herman Man, dan pimpinan Forkopimda. (T-NTT/RED*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here