Beranda Pilkada Bawaslu  Manggarai Temukan Belasan Ribu DPS Bermasalah

Bawaslu  Manggarai Temukan Belasan Ribu DPS Bermasalah

149
0
Heribertus Harun,Koordinator Divisi Pengawasan Humas dan Hubungan Lembaga,Bawaslu Manggarai. Foto:Dok.Bawaslu Manggarai.

FLORESPOST.CO,Ruteng Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Manggarai, NTT, menemukan 11.733 data bermasalah dalam daftar pemilih sementara (DPS), pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai tahun 2020.

Koordinator Divisi Pengawasan Humas dan Hubungan Lembaga, Bawaslu Manggarai, Heribertus Harun kepada media ini, Selasa (6/10/2020) mengatakan, dari jumlah tersebut, sebanyak 198 pemilih yang tidak memenuhi syarat yakni pemilih dibawah umur dan meninggal dunia masih terdapat dalam DPS KPU Kabupaten Manggarai.

Temuan tersebut, kata Heri, merupakan hasil pencermatan berbasis aplikasi dan pengawasan langsung Bawaslu Kabupaten Manggarai bersama seluruh jajaran Pengawas Kecamatan, Desa dan Kelurahan.

“Ditemukan belasan ribu data pemilih sementara (DPS) yang diumumkan KPU Manggarai bermasalah dengan varian masalah yang berbeda-beda,” katanya.

Menurut Heri, dari total 220.594 DPS yang tersebar di 696 TPS di seluruh Kabupaten Manggarai, berdasarkan hasil pencermatan dan penelitian terdapat 11.733 yang bermasalah.

Permasalahan yang ditemukan seperti, pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) meninggal dunia sebanyak 143 orang, pemilih dibawah umur 55 orang, tidak memiliki nomor kartu keluarga (NKK) 3795 orang, tidak ada NIK 20 orang, tidak ada NIK dan NKK 19 orang.

“Inikan aneh, masa pemilih tidak ada NIK dan NKK, malah pihak KPU mengakomodir dalam DPS, proses coklit patut dipertanyakan” ujarnya.

Permasalahan lain dalam DPS tersebut yakni, pemilih kategori ganda nama dan NIK sebanyak 600 orang, pemilih ganda nama dan tanggal lahir sebanyak 451 orang, pemilih dengan kategori tidak memiliki alamat RT/RW dalam DPS sebanyak 6.812 orang.

Terkaiit temuan ini, Bawaslu Kabupaten Manggarai telah meneruskan hasil pengawasan dan pencermatan ke jajaran Pengawas Kecamatan serta Desa/kelurahan untuk dibersihkan dalam proses pleno rekapitulasi DPS hasil perbaikan.

“Jika belum bersih ditingkat Desa/Kelurahan maka berlanjut di pleno tingkat kecamatan, dan tuntas hingga kabupaten. Kami pastikan, data pemilih Pilkada Manggarai harus jernih, sebab ini salah satu potensi masalah di hari pemilihan,” tegasnya.

Laporan: Adi Nembok
Editor: Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here