Beranda Florata News Warga Diajak Gunakan Transaksi Nontunai di Tengah Pandemi

Warga Diajak Gunakan Transaksi Nontunai di Tengah Pandemi

29
0
Foto : Kepala Bank NTT Cabang Borong saat menjelaskan cara bertransaksi nontunai di Kantin 576 Lopo Dia Bisa, Selasa (13/10/2020). 

FLORESPOS.CO, Borong Pandemi Corona Disease 2019 membuat masyarakat harus menjaga jarak dalam segala aktivitas di fasilitas publik untuk memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.

Karena itu, perlu ada upaya agar masyarakat tetap menjaga jarak saat beraktivitas sehari-hari. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalan pembayaran nontunai.

Dengan metode pembayaran nontunai, masyarakat tidak lagi kontak langsung saat bertransaksi.

Bank NTT Cabang Borong, Kabupaten Manggarai Timur sebagai salah satu lembaga perbankan, tengah gencar mengedukasi warga agar menggunakan metode pembayaran nontunai saat transaksi di tengah pandemi Covid-19.

Tidak hanya untuk belanja di toko, di warung makan dan di kedai kopi pun, warga diajak menggunakan transaksi non tunai.

Kepala Bank NTT Cabang Borong, Nurchalir Tahir, menjelaskan, salah satu media penyebar virus Corona adalah uang. Hal itu dibuktikan banyaknya karyawan bank yang terkena Covid-19.

Karena itu ditengah pandemi, pihaknya mengajak seluruh masyarakat Manggarai Timur agar melakukan pembayaran nontunai berbasis teknologi.

“Jika pihak sekolah menyediakan menu makanan dan minuman, bank NTT sediakan menu digitalalisasi saat transaksi. Semua pembayaran kita sipmakan menggunakan barcode. Pembayaran nontunai,” jelas Nurchalis saat meresmikan Kantin 576 Lopo Dia Bisa di SMAK Pancasila Borong, Selasa.

Nurchalis mengatakan, pembayaran nontunai itu adalah salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19. Karena salah satu media penyebaran Covid adalah uang. Itu dibuktikan dengan banyaknya pegawai bank yang positif Covid-19.

Ia mengungkapkan, Lopo Dia Bisa itu dibangun untuk menjadi sarana literasi dan inklusi keuangan. Semua pengunjung di lopo ini bisa bertransaksi nontunai melalui aplikasi NTTPay Bank NTT di handphone android.

“Kalau mau bayar minuman dan makanan di sini tidak perlu lagi pakai uang tunai. Kalau ada nomor rekening Bank NTT dan instal aplikasi NTTPay semua bisa melakukan pembayaran nontunai. Caranya mudah saja. Tidak ribet. Bukti transaksi ada semua di aplikasi,” ungkap Nurchalis.

Nurchalis menjelaskan, berdasarkan data 2019, kesadaran masyarakat Indonesia menggunakan sarana perbankan untuk bertransaksi masih rendah dibandingkan negara-negara Asia lainnya. Indonesia sendiri masih pada 76 %. Karena itu, Bank NTT mendukung transaksi nontunai dari pemerintah yang digalakkan melalui Kepres.

Ia pun mengajak kaum milenial dan masyarakat pada umumnya agar menggunakan sarana perbankan khususnya bank NTT. Bank NTT adalah bank milik masyarakat termasuk Matim yg memiliki kontribusi hanya untuk daerah ini. Menabung di bank NTT berarti membangun NTT.

Nurchalis menerangkan, Kantin 576 Lopo Dia Bisa Bank NTT merupakan salah satu program dalam upaya membuka ruang bagi masyarakat khususnya kaum milenial untuk mengakses internet sebagai sarana edukasi maupun utk berdiskusi tentang hal-hal baik dengan suasana santai dan elegan.

“Tempat ini kita siapkan wifi gratis. Awalnya kami pikir tempat ini khusus untuk kaum milenial, tetapi melihat perkembangan belakangan ini, Lopo Dia Bisa ini terbuka bagi masyarakat umum,” terang Nurchalis.

Penulis: Acong Harson 

Editor: Tarwan Stanis 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here