Beranda Florata News KPU Matim Launching Pengelolaan Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum

KPU Matim Launching Pengelolaan Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum

169
0
Foto Acong Harson/ Fp

FLORESPOST.CO, Borong Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Manggarai Timur melaunching Pengelolaan Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum (JDIH). Launching JDIH ini dilaksanakan di kantor KPU Kabupaten Manggarai Timur, Selasa (1/12/2020).

Ketua KPU Manggarai Timur Adrianus Harmin Mbalur, dalam sambutannya menyampaikan, JDIH langkah awal KPU Manggarai Timur untuk mengoptimalkan pelayanan publik, meski kata Adrianus kabupaten Manggarai Timur tidak sedang menyelenggarakan Pemilihan Serentak.

“Dalam rangka terus meningkatkan infrastruktur teknologi yang digunakan maka Sebagai lembaga pemerintah yang mandiri, KPU Kabupaten Manggarai Timur memiliki tugas dan fungsi sebagai mana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu untuk men-sukseskan penyelenggara-an pemilihan umum secara nasional,” kata Adrianus.

KPU Kabupaten Manggarai Timur, kata dia telah melakukan langkah-langkah kerja guna menjaga keberlanjutan pelayanan ini diantaranya:

1. Melakukan evaluasi terhadap infrastruktur teknologi yang sudah
digunakan;
2. Menyusun operasionalisasi atau rencana strategis kedepan;
3. Pengembangan sumber daya manusia yang professional;
4. Perumusan standar operasional prosedur.
Disadari betul, secara nasional KPU telah menggunakan beragam sistem informasi untuk meningkatkan akurasi dan kecepatan dalam mengelola setiap tahapan pemilu.

“Beberapa aplikasi yang tergolong dalam kategori ini adalah Portal Kepemiluan Terpadu, SIDAPIL, SIDALIH, SIPOL, SILON, SILOG, SITAP, SI Wilayah, SITUNG, SIANG, SIGAS, SIGEO, SIAKUR, dan SIMPAW dan lain-lain,” jelasnya.

Dijelaskannya, pengelolaan Data secara Online merupakan konsep atau kerangka kerja yang di-implementasikan oleh KPU Manggarai Timur untuk menjaga kualitas data. Konsep “Pengelolaan Data” tambah Adrianus, mencakup aktivitas perencanaan, pen-standarisasi-an, pengumpulan, pengelolaan, penyimpanan, pendaya-gunaan, dan memanfaatkan data yang dimiliki, sehingga data yang dihasilkan lebih akurat, benar, tersedia, integritas, dan aman bagi semua pihak yang membutuhkannya.

“Penggunaan teknologi informasi dalam proses Pemilu adalah sebuah keniscayaan. Rangkaian aktivitas Pemilu mulai dari, pembentukan daerah pemilihan, alokasi kursi, sistem pemilihan, syarat pencalonan, ambang batas pencalonan (parlimentary threshold dan presidential threshold), pemutakhiran data pemilih, dan pemungutan suara, adalah persoalan pelik dan rumit (shopisticated),” katanya.

Ia menambahkan, disana ada urusan bagaimana konversi suara menjadi kursi benar-benar adil dan proporsional merepresentasikan jumlah penduduk di satu wilayah, dan bagaimana aneka kepentingan yang berkeadilan baik antar Calon, Pemilih, dan Publik, terkelola dengan baik dan benar.

“Pemilu membutuhkan teknokrasi untuk menerjemahkan hal yang rumit (shopisticated); ke dalam instrumen dan prosedur teknis penyelenggaraan Pemilu yang sederhana, aplikatif, dan berkeadilan,” tambahnya.

Namun kata Adrianus, penggunaan teknologi informasi dalam proses dan infrastruktur kepemiluan tentu bukan hendak menjadikan proses pemilu semata-mata menjadi sekadar praktik tek-nokrat-is Bagaimanapun esensi Pemilu adalah memastikan kemurnian kedaulatan rakyat benar-benar terwujud dalam proses Pemilu.

“Fungsi JDIH sarana penyedia informasi hukum KPU provinsi dan KPU Manggarai Timur, berupa Peraturan KPU, Keputusan KPU provinsi,Kabupaten/kota, keputusan sekretaris KPU, Provinsi, kabupaten/kota,” ujarnya.

Adrianus juga mengapresiasi partisipasi masyarakat Manggarai Timur, yang telah berpartisipasi secara aktif menyukseskan Pilkada Serentak tanggal 09 Desember 2020 dengan menjaga suasana aman, tertib, kondusif dan demokratis.

“Kiranya kondisi demikian patut dipertahankan bahkan ditingkatkan pada momentum penetapan pasangan terpilih di waktu yang akan datang. Di Kabupaten yang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah entah Mabar, Manggarai dan Ngada,” katanya.

Sementara itu, perwakilan partai politik, ketua GOLKAR Matim Vinsensius Reamur menyampaikan apresiasi kepada KPU Matim dan mendukung adanya JDIH agar masyarakat bisa mengakses informasi secara jelas.

“Ini sangat bagus demi keterbukaan informasi publik sehingga saat kita minta data jumlah pemilih, kita bisa akses lansung di JDIH, dan masyarakat juga bisa mengetahui secara jelas dan sesuai prosedur, karena data yang di upload disini sudah final,” kata Vinsen Reamur

Turut hadir dalam kegiatan itu, sekertaris partai Demokrat, Ambros Don, Sekertaris PSI Pankrasius Purnama, Sekertaris Partai Perindo Stanislaus Aprianus Gagu, Anggota KPU provinsi NTT, Ketua Bawaslu Matim, Zakarias Gara, Kaban Kesbangpol, Jhon Subur.

Penulis: Acong Harson
Editor: Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here