Beranda Headline Laskar 88 Dicap Merusak Tatanan Demokrasi di Manggarai

Laskar 88 Dicap Merusak Tatanan Demokrasi di Manggarai

582
0
Foto/ AN/ FP

FLORESPOST.CO,Ruteng Laskar 88, organisasi taktis yang dibentuk untuk kepentingan Pilkada Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai, Herybertus Nabit-Heribertus Ngabut (H2N), disebut telah merusak tatanan demokrasi di Kabupaten Manggarai, NTT.

Penilaian ini disampaikan Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Manggarai (AMPD-M), saat menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres Manggarai, NTT, Selasa (01/12/2020).

AMPD-M sendiri merupakan para pendukung Paslon Petahana Deno Kamelus-Viktor Madur (DM). Ini dibuktikan dari atribut yang dibawa saat demonstrasi tersebut.

Dalam orasinya, AMPD-M menyebut, Laskar 88 atau pendukung H2N telah berulang kali melakukan penghadangan pada saat kegiatan kampanye dan sosialisasi Paket DM. Tercatat sudah tujuh kali penghadangan yang dilakukan Laskar 88 saat DM melakukan kampanye di beberapa titik.

Tindakan seperti ini, kata AMPD-M tidak mencerminkan politik yang santun,berbudaya dan menghargai perbedaan,sebagaimana yang selama ini menjadi ciri demokrasi di Kabupaten Manggarai.

Celakanya,vtindakan-tindakan seperti ini seolah-olah dibiarkan oleh aparat penegak hukum dan penyelenggara pilkada (Bawaslu). Buktinya,tak ada satupun okunum-oknum yang diproses secara hukum atas pelanggaran tindak pidana pemilu.

Karena itu, AMPD-M menuntut,pertama,mendesak Kapolres Manggarai untuk memberikan sanksi hukum kepada oknum yang terbukti melakukan tindak pidana pemilu.Kedua,memproses secara terbuka semua pelaku yang terbukti sebagai provokator penghadangan dan gangguan terhadap kegiatan DM.

Ketiga, mengusut tuntas dan mencari tahu kemudian mengungkap ke publik aktor intelektual di balik semua gerakan laskar 88 yang meresahkan masyarakat manggarai dan meruasak tatanan demokrasi.

Keempat, meminta Kapolres Manggarai untuk menangkap dan memeriksa Thomas Edison Rihi Mone yang secara terbuka telah menyatakan siap bertanggung jawab atas segala bentuk kegiatan laskar 88.

Kelima, mendesak Kapolres dan Bawaslu Manggarai untuk memanggil Paket H2N untuk dimintai pertanggungjawaban semua tindakan penghadangan, gangguan dan provokasi saat kegiatan kampanye DM.

Keenam, mendesak Kapolres untuk menangkap anggota laskar 88 dari Munde,Desa Bere, yang mengancam akan membunuh Calon Bupati Deno Kamelus.

Ketujuh, mendesak Kapolres untuk menangkap anggota laskar 88 yang menghadang kegiatan Yeni Veronika di Desa Bangka Tongur, Kecamatan Lelak.

Kedelapan, meminta Bawaslu untuk bertindak netral dan mengumpulkan bukti-bukti gangguan, penghadangan atau tindakan provokasi yang dilakukan pendukung H2N.

“Jika tuntutan-tuntutan ini tidak ditindaklanjukti, AMPD-M akan mengerahkan seluruh pendukung untuk melakukan aksi lagi. Kapolres juga diminta untuk mundur dari jabatan jika tidak mampu menenuhi tuntutan-tuntutan itu,” tegas AMPD-M dalam orasinya.

Laporan: AN
Editor: Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here