Beranda Florata News Jo Kenaru Laporkan 8 Aqun Facebook Palsu ke Polres Manggarai

Jo Kenaru Laporkan 8 Aqun Facebook Palsu ke Polres Manggarai

101
0
Foto pengguna facebook (foto/ net)

FLORESPOST.CO, Ruteng Sebanyak delapan (8) aqun palsu akhirnya dilaporkan ke Polres Manggarai karena diduga telah mencemarkan nama baik serta telah menyebarkan berita bohong
oleh Yohanes Mariano pada, Jumat (05/02/2021) siang.

Terlapor Yohanes Mariano atau biasa disapa Jhon Kenaru yang juga Wartawan ini mengungkapkan, salah nama aqun facebook yang dilaporkan itu atas nama Belasius Beben Tobat.

Saat melaporkan kejadian tersebut, Jo Kenaru di dampingi oleh dua (2) orang kuasa hukum Yeremias Odin S.H dan Vinsensius Gelinus S.H serta sejumlah rekan medianya.

Kepada Media ini, Yeremias Odin S.H salah satu kuasa hukum Jhon mengatakan bahwa, dirinya membuat pengaduan terhadap akun palsu Belasius Beben Tobat dimana korbannya adalah Jo Kenaru sebagai pengadu.

Sedangkan tujuh (7) aqun facebook lainya yang telah dilaporkan ke Polres Manggarai karena, turut berkomentar dengan mengancam dan menghina pada postingan Belasius Beben Tobat tersebut yakni, qkun facebook atas nama Sipry Jemarus, Saung Daeng, Kristian Seda Naba,Yoseph Afra, Sevrin Brudock Cadas, Frans, dan akun facebook atas nama Putra Mahima.

“Dalam postingan itu arahnya betul-betul menyerang secara pribadi, baik itu dari segi kehormatan juga, banyak sekali berita-berita hoax disebarkan oleh mereka dimana sangat merugikan. Makanya hari ini kita sama-sama untuk membuat pengaduan,” ungkap Yeremias.

Lebih lanjut Yeremias meminta agar Kapolres Manggarai mengusut dan menindaklanjuti kasus tersebut. Karena menurutnya, masih banyak aqun facebook palsu lainnya di media sosial yang meresahkan masyarakat.

Dari dugaan pencemaran nama baik, dan berita bohong yang disebarkan oleh ke delapan (8) akun facebook tersebut, Yeremias menilai bahwa perbuatan teradu yang secara sengaja dan tanpa hak mendistribusikan.

Dimana lanjut Yeremias, kalimat tersebut memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran namanya baik Pengadu dan menyebarkan berita bohong (hoax), agar dapat diakses, dilihat dan/atau dibaca banyak orang dapat dikualifisir sebagai perbuatan melanggar ketentuan :

1) Pasal 27 ayat (3) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 45 ayat (3) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 KUHP ; dan
2) Pasal 28 ayat (1) UU nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Eletronik jo pasal 45 ayat (1) UU nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 KUHP; dan
3) Pasal 14 Undang-Undang No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana jo Pasal 55 KUHP; dan 4) Pasal 15 Undang-undang No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana jo Pasal 55 KUHP.

Jo Kenaru di dampingi oleh dua (2) orang kuasa hukumnya Yeremias Odin S.H dan Vinsensius Gelinus S.H saat melaporkan kasus tersebut ke Polres Manggarai. (Foto/ Yuga)

Ditempat yang sama, Yohanes Mariono Kenaru mengatakan bahwa, dirinya sedang mencari keadilan hukum untuk memulihkan kehormatan dan nama baiknya yang sudah tercemar.

“Saya sedang ingin memulihkan kehormatan dan nama baik saya yang sudah dicemarkan di media sosial secara terbuka oleh akun bernama Belasius Beben Tobat, dengan beragam komentator yang menampilkan postingan atau, yang memfollow postingan itu dan bagi saya ini sudah mencemarkan, merugikan harkat dan martabat saya sebagai pekerja media dan bukan hanya saya pribadi tetapi keluarga saya juga ikut terpukul,” ungkapnya.

Selain itu juga kata Dia, keberadaan pers di Manggarai di mata akun palsu ini, patut di waspadai. Karena dirinya menduga bahwa ada upaya mengamputasi kebebasan pers yang ada di Manggarai.

Lebih lanjut Jo Kenaru meminta kepada Polres Manggarai, agar siapapun dia yang bernama Belasius Beben, itu ada orangnya maka kasus ini harus diusut tuntas.

“Bahwa tidak mungkin belasius Beben itu bisa mengalahkan kepolisian. Itu keyakinan saya. Keyakinan saya tidak mungkin institusi polri itu bisa dikalahkan oleh permainannya Belasius Beben,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dari kedelapan aqun yang dilaporkan ke Polres Manggarai, ada nama aqun facebook yang namanya aneh, dan ada juga yang nama dan identitas nya jelas dalam mengomentari postingan di facebook.

“Kita tidak ngomong mereka itu sebagai akun palsu. Dibalik aqun itu ada orangnya, dengan ini saya meminta dengan hormat kepada jajaran kepolisian resor Manggarai untuk mengusut tuntas kasus ini,” harapnya.

Sementara itu, Kasub Humas Polres Manggarai, I Made Budi Arsa saat dikonfirmasi awak media media mengatakan bahwa, setelah pengaduan didisposisi oleh Kapolres, selanjutnya aduan tersebut ditindaklanjuti ke tahap pemeriksaan atau penyelidikan.

Laporan: Yuliana
Editor: Tarwan Stanislaus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here