Beranda Florata News Deno Kamelus Akui Telah Berupaya Sejahterakan Masyarakat Manggarai

Deno Kamelus Akui Telah Berupaya Sejahterakan Masyarakat Manggarai

107
0
Foto: Deno- Madur. (Desain FP/ Foto ist)

FLORESPOST.CO, Ruteng Bupati Manggarai, NTT, Deno Kamelus mengaku telah berupaya semaksimal mungkin untuk mensejahterakan masyarakat manggarai.

“Bupati,Wakil Bupati dan ASN menjalankan tugas negara untuk mewujudkan masyarakat yang makmur, damai dan sejahtera. Lima tahun saya dan Pa Wakil, ke situlah arah kerja-kerja kita,” kata Deno Kamelus saat menyampaikan sambutan dalam acara serah terima jabatan dan purna tugas Bupati/Wakil Bupati Manggarai periode 2016-2021, Rabu (17/2/21) di aula Kantor Bupati Manggarai.

Deno Kamelus mengatakan, Kabupaten Manggarai kini telah berusia 52 tahun. Dalam usia ini,semua bupati yang telah memimpin daerah ini telah bekerja untuk mensejahterakan masyarakat manggarai.

“Kita bisa lihat keadaan manggarai sampai saat ini.Sudah 7 bupati memimpin daerah ini, tentu dalam rangka mensejahterakan daerah ini,” ujar Deno.

Menurut Deno,membangun manggarai tidak semudah membalikkan telapak tangan.

“Sudah 52 tahun,kita punya kondisi masih seperti ini. Entah butuh berapa ratus tahun lagi. Inilah tantangan kita untuk membangun daerah ini,” katanya.

Untuk membangun daerah ini,lanjut Deno,butuh komitmen yang kuat, komitmen kerakyatan dan butuh komitmen dari pemimpin yang pro rakyat, pro kemiskinan. Dan usaha-usaha ke arah ini tidak bisa diselesaikan hanya dalam waktu lima tahun.

“Saya yakin, ini pekerjaaan besar dan membutuhkan waktu yang panjang,” katanya.

Deno Kamelus juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas terjalinnya kerja sama yang baik selama lima tahun terakhir.

Selain ini, Deno Kamelus juga menyampaikan permohonan kepada semua pihak, jika dalam kepemimpinannya ada hal-hal yang tidak berkenan di hati.

“Sebagai manusia. Saya dan isteri serta keluarga, begitu juga Pa Wakil dan keluarga, memohon maaf kalau selama kebersamaan selama lima tahun,kami menujukkan gaya kepemimpinan yang mungkin tidak disukai,” kata Deno.

“Jujur saja, sejak saya menjadi wakil bupati, tidak pernah berubah. Saya tetap menjadi diri saya sendiri. Bagaimana karakter saya, itu yang saya lakukan. Sehingga dengan demikian, saya tahu banyak yang tidak suka dengan karakter seperti ini.Omong lurus. Saya tidak bisa berdiplomasi. Sampai kapanpun saya tetap menjadi Deno Kamelus,” katanya.

Laporan: Adi Nembok
Editor: Tarwan Stanislaus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here