Beranda Kesehatan Bupati Manggarai Apresiasi Pengorbanan Dokter dan Seluruh Tenaga Medis

Bupati Manggarai Apresiasi Pengorbanan Dokter dan Seluruh Tenaga Medis

96
0

FLORESPOST.CO,Ruteng-Di tengah pandemi covid-19 seperti sekarang ini, para dokter dan tenaga medis merupakan garda terdepan dalam melawan penularan virus corona.

Ganasnya virus ini, sejumlah dokter dan tenaga medis juga tidak luput dari penularan. Bahkan ada yang meninggal karena terpapar.

Atas pengorban para dokter dan tenaga medis dalam melawan penularan corona, khususnya di Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur,Bupati Herybertus G. L. Nabit menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya.

“Untuk para dokter, perawat di RSUD Ben Mboi, kami ucapkan limpah terima kasih untuk kerjasamanya, kerja kerasnya dan pengorbannya di masa-masa sulit ini. Awal tahun ini, kita menghadapi masa yang sulit akibat covid,” ungkap Bupati Hery di hadapan dokter dan perawat serta pejabat struktural, saat berkunjung bersama Wakil Bupati Heri Ngabut di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, Selasa (9/3/21).

Bupati dan Wakil Bupati berkunjung ke RSUD Ben Mboi, merupakan bagian dari agenda kunjungan ke setiap OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai. Kunjungan yang dibungkus dalam nuansa Kopi Bareng itu, selain untuk silaturahmi, juga untuk mendengar berbagai persoalan-persoalan yang dihadapi.

Lebih dari itu, kunjugan tersebut juga untuk mencairkan suasana di tengah kebekuan akibat perbedan pilihan politik di Pilkada 9 Desember 2020 lalu.

Bupati Hery mengatakan, tahun 2020 lalu,perkembangan covid-19 di Manggarai masih lebih baik jika dibandingkan perkembangan secara nasional. Tetapi di awal tahun 2021, perkembagan covid-19 di Manggarai berada pada kondisi yang buruk. Hal ini terjadi karena tidak ada yang mengambil keputusan untuk melakukan apa.

“Saya ibaratkan seperti autopilot. Kapal yang berjalan sendiri. Tidak ada orang yang mengarahkan siapa untuk melakukan apa di awal tahun,” kata Bupati.

Walau dalam kondisi seperti itu,keputusan yang ambil para dokter dan tenaga medis untuk melawan penularan covid-19, tergolong cukup baik.Jikapun ada kesalahan dalam mengambil keputusan, maka itu masih dianggap hal yang wajar.

“Ketika kami datang tadi, saya membungkuk hormat kepada dokter dan perawat, itu bagian dari rasa terima kasih dari kami dan seluruh rakyat manggarai,” kata Bupati.

Menurut Bupati, ada sisi positif dari covid-19, di mana ada penghormatan dan penghargaan atas sebuah profesi.

“Dalam sejarah terutama manggarai,orang merasakan ketakutan bila dokter dan perawat sakit. Selama ini lihat dokter,perawat biasa saja. Tapi begitu banyak dokter, perawat kena covid, banyak orang gugup. Kini orang baru sadar, kalau dokter dan perawat itu sangat penting. Ini sisi positifnya dari covid,supaya masyarakat tidak hanya komplain, mengeluh dan marah-marah terhadap rumah sakit. Saya kira baik juga ini covid, baik dalam pengertian supaya kita saling menghargai satu sama lain. Pasien dan masyarakat umum benar-benar menghargai profesi kita ini,” ujar Bupati.

Untuk penanganan covid, Bupati mengatakan masih banyak hal yang harus dibenahi dan itu perlu didiskusikan bersama. Pemerintah juga akan berupaya untuk mengalokasikan anggaran sesuai kebutuhan dalam penanganan covid.

Laporan:Adi Nembok
Editor: Tarwan Stanislaus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here