Beranda Florata News Geledah Dinas PMD, Kejari Manggarai Amankan 1 Box Dokumen

Geledah Dinas PMD, Kejari Manggarai Amankan 1 Box Dokumen

77
0
Keterangan pers Kajari Manggarai terkait penggeledahan di Dinas PMD Manggarai. Foto: YY/Florespost.


FLORESPOST.CO, Ruteng- Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai, NTT, Kamis (27/5/21), menggeledah kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Manggarai.

Penggeledahan yang dilakukan 10 orang dan dipimpin Kepala Seksi (Kasipidsus) Rizal Pradata dan berlangsung selama dua jam itu, penyidik mengamankan 1 (satu) box dokumen yang berkaitan dengan dugaan korupsi pengelolaan dana desa (DD) yang dilakukan mantan Kades Lemarang, Kecamatan Reok Barat, tahun 2017-2018 lalu.

Kepala Kejaksaan (Kajari) Negeri Manggarai, Bayu Sugiri dalam keterangan persnya menjelaskan, penggeledahan bertujuan untuk mencari barang bukti guna melengkapi penyidikan perkara dugaan korupsi pengelolaan dana desa di Desa Lemarang tahun anggaran 2017-2018.

Menurut Kajari, pengeledahan tersebut mengacu pada Surat Perintah Penggeledahan Nomor : 35/N.3.17/Fd.1/05/2021, tanggal 24 Mei 2021 dan Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Ruteng Nomor : 5/Pen. Pid/2021/PN.Rtg tanggal 24 Mei 2021.

Penggeledahan juga mengacu pada Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Nomor 29/N.3.17/Fd. 1/04/2021 tanggal 29 April 2021 Jo. Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Nomor 30/N.3.17/Fd. 1/04/2021 tanggal 29 April 2021 atas nama Tersangka Donatus Su selaku Kepala Desa Lemarang sesuai Penetapan Tersangka Nomor: B-22/N.3.17/Fd 1/04/2021 tanggal 29 April 2021 dan Katarina Rensi selaku Bendahara Desa Lemarang sesuai penetapan Tersangka nomor: B-22/N.3.17/Fd. 1/04/2021 tanggal 29 April 2021.

Kajari juga mengatakan, dalam perkara ini pihaknya telah memeriksa 19 (Sembilan belas) orang saksi dan 2 (dua) orang ahli dari Universitas Flores di Ende dan Inspektorat Kabupaten Manggarai.

“Kerugian keuangan negara sebesar Rp 229.972.566,00 (Dua Ratus dua puluh Sembilan juta Sembilan ratus ribu tujuh puluh dua ribu lima ratus enam puluh enam rupiah) sehingga dapat segera di proses ke tahap Penuntutan atau Persidangan di pengadilan,”jelas Bayu.

Sementata Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Rizal Pradata mengatakan bahwa, pada Senin 31 Mei 2021 pihaknya akan memanggil kedua tersangka.

Laporan : Adi Nembok
Editor : Stanis Tarwan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here