Beranda Florata News Lonjakan Covid Meningkat, Bupati Flotim Keluarkan Instruksi Baru PKM

Lonjakan Covid Meningkat, Bupati Flotim Keluarkan Instruksi Baru PKM

22
0
Antonius Hubertus Gege Hadjon, Bupati Flores Timur

FLORESPOST.CO, Larantuka- Bupati Flotim, Antonius Hubertus Gege Hadjon mengeluarkan Instruksi terbaru Nomor: Satgas.Covid/24/Flt/VII/2021 tanggal 5 Juli 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di wilayah itu.

Bupati Flotim menginstruksikan kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Flotim, Kepala Instansi Vertikal di Kabupaten Flotim, BUMN/BUMD/Instansi Swasta/Organisasi Kemasyarakatan se-Kabupaten Flotim, para Pimpinan Agama, para Camat, para Kepala Desa/Lurah se-Kabupaten Flotim dan Masyarakat Kabupaten Flotim, untuk Melaksanakan PKM dalam Wilayah Kabupaten Flotim.

PKM mencakup: pelaksanaan kegiatan perkantoran Pemerintah, BUMN/BUMD/Swasta dengan menerapkan WFH 750 dan WFO 25 persen dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara lebih ketat, pengaturan waktu kerja secara bergantian, pemberlakukan WFH dan WFO disesuaikan dengan pengaturan dari masing-masing instansi/lembaga.

Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah, perguruan tinggi (PT), tempat pendidikan/pelatihan melalui pembelajaran secara daring (online).

Pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima/PKL) diizinkan memberikan pelayanan makan minum di tempat sampai dengan pukul 19.00 Wita dengwn kapasitas tempat duduk paling banyak 25 persen dan untuk pelayanan dibawa pulang sampai dengan pukul 20.00 Wita.
Pelaksanaan kegiatan perdagangan dan jasa: pasar rakyat dibuka paling lama pukul 12.00 Wita dengan pengawasan prokes secara ketat. Toko, kios dan sejenisnya dibatasi jam buka paling lama pukul 20.00 Wita. Pelayanan apotik, toko obat dan sejenisnya diizinkan tetap dibuka sesuai jam buka masing-masing dengan penerapan prokes secara ketat.

Pelaksanaan kegiatan ibadah di tempat ibadah: masjid, gereja, pura, serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah, untuk sementara dihentikan dan masyarakat diminta melaksanakan kegiatan peribadatan di rumah masing-masing. Dilarang menyelenggarakan kegiatan keagamaan bersifat masal.

Pelaksanaan kegiatan pada area publik (fasilitas umum, taman umum, tempat wisata umum atau area publik lain) ditutup untuk sementara waktu. Pelaksanaan kegiatan seni, budaya, sosial kemasyarakatan, dan olahraga di kokasinya yang menimbulkan keramaian dan kerumunan ditutup untuk sementara waktu.

Pelaksanaan upacara kedukaan yang dilaksanakan di rumah duka maupun di tempat pemakaman dipersingkat dengan tetap memperhatikan prokes secara ketat. Sedangkan doa arwah selanjutnya dilaksanakan hanya satu hari setelah pemakaman.
Pelaksanaan pesta, acara adat istiadat (hajatan, syukuran dan sejenisnya) ditutup untuk sementara waktu.

Pelaksanaan kegiatan rapat, seminar, dan pertemuan di lokasinya yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumuman, kegiatannya dibatasi dengan kapasitas maksimal 25 persen dan penerapan prokes secara lebih ketat dan wajib mendapatkan rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kabupaten Flotim.

Menindaklanjuti Instruksi Bupati Flotim ini, para Kepala OPD, para pimpinan Agama, para Camat, dan para Kepala Desa/Lurah agar melakukan konsolidasi dan sosialisasi pelaksanaan PKM, sesuai dengan bidang tugas masing-masing.
Dalam melaksanakan fungsinya, Kepala Desa/Lurah, Satgas Covid-19 Kecamatan berkerja sama dengan TNI/Polri di wilayah masing-masing dan melibatkan masyarakat secara aktif demi terlaksananya PKM berdasarkan Instruksi Bupati ini.

Pembentukan Posko di tingkat Desa/Kelurahan memiliki 4 fungsi yaitu pencegahan, penanganan, pembinaan dan pendukung pelaksanaan penanganan Covid-19 di tingkat Desa/Kelurahan.

Bupati Anton dalam instruksi poin keenam meminta dilakukan penegakan hukum dan pemberian sanksi atas pelanggaran PKM berdasarkan Peraturan Bupati Flotim Nomor 49 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Flotim.
Bupati mengharapkan semua elemen penting dan masyarakat Flotim melaksanakan Instruksi Bupati ini dengan penuh tanggung jawab dan melaporkan pelaksanaannya kepada Bupati.

Instruksi Bupati Flotim ini mulai berlaku pada tanggal 6 Juli 2021. Pada saat Instruksi Bupati ini mulai berlaku, maka Instruksi Bupati Flotim Nomor: Satgas.Covid/22/Flt/VI/2021 tanggal 23 Juni 2021 tentang PKM dalam wilayah Kabupaten Flotim dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. (Fp/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here