Beranda Florata News Lapas Tangerang Terbakar, Rutan Ruteng Lakukan Pencegahan.

Lapas Tangerang Terbakar, Rutan Ruteng Lakukan Pencegahan.

17
0
Pengeledahan barang-barang di Rutan Ruteng yang dapat menimbulkan kebajaran. Foto: Yuga

FLORESPOST.CO, Ruteng – Lapas Kelas 1 Tangerang terbakar pada Rabu, 8 September 2021. Kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek. 41 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tewas dalam musibah kebakaran tersebut.

Untuk mencegah kejadian serupa, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Ruteng, Kabupaten Manggarai, bergerak cepat dengan melakukan penertiban di blok-blok hunian dan menggeledah barang-barang yang dapat memicu kebakaran serta mengecek Instalasi listrik untuk mencegah terjadinya korsleting.

Kepala Rutan Ruteng Ardian Alamsyah A.Md.IP, S.H. mengatakan salah satu langkah tanggap Rutan Ruteng untuk mencegah terjadinya musibah seperti di Lapas Tangerang yakni melakukan kegiatan penertiban sebagai upaya deteksi dini terjadinya musibah kebakaran.

“Semua yang terjadi memberikan sebuah pelajaran bagi kita semua untuk lebih teliti dan waspada lagi terhadap hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Untuk itu kedepannya akan dilakukan upaya-upaya pengawasan dan pengamanan harus semakin diperketat guna cegah hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi,” jelas Ardian

“Kegiatan pemeriksaan Instalasi listrik dilakukan selama 2 (dua) hari berturut-turut oleh petugas Rutan Ruteng dan pada hari Kamis, 9 September 2021 dilakukan kegiatan penggeledahan yang dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Ruteng Bapak Patrisius Jehalu beserta Petugas Pengamanan Pagi guna mengecek barang-barang yang dapat mengganggu Keamanan dan Ketertiban terutama yang dapat menimbulkan Api,” tambah Ardian.

Menurut Ardian, kegiatan yang dilaksanakan tersebut berdasarkan Surat Atensi Pimpinan Sekjen Kemenkumham RI dan Keputusan Dirjenpas Nomor : PAS-57.OT.02.02 Tahun 2019 untuk melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas maupun Rutan.

“Dari hasil kegiatan tersebut tidak ditemukan potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang berarti dan untuk barang-barang hasil penggeledahan langsung dilakukan pemusnahan oleh pihak Rutan,”kata Ardian.

Laporan : Yuga
Editor : Stanis Tarwan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here