Beranda Headline Pelaku Pemerkosaan Bocah 6 Tahun di Rahong Utara Diancam 15 Tahun Penjara

Pelaku Pemerkosaan Bocah 6 Tahun di Rahong Utara Diancam 15 Tahun Penjara

31
0
Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda I Made Budiarsa saat melakukan konferensi pers kepada sejumlah media di Polres Manggarai, pada, Kamis (28/4/2022) pagi. (Foto/Yuga/FP)

FLORESPOST.CO, RUTENG- Pelaku pemerkosaan terhadap anak dibawah umur di Langke, Desa Liang Bua, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, diancam maksimal lima belas (15) tahun penjara. Pria yang sebelumnya terduga, kini jadi tersangka utama atas kasus tersebut.

Demikian disampaikan oleh Humas Polres Manggarai, Ipda I Made Budiarsa saat melakukan konferensi pers kepada sejumlah media di Polres Manggarai, pada, Kamis (28/4/2022) pagi.

Kepada wartawan Budiarsa menyampaikan, kendala awalnya pada kasus tersebut yakni pengumpulan alat alat bukti.

Akan tetapi kata Budiarsa, atas kerjasama yang baik dengan pihak RSUD dr Ben Mboi Ruteng, sehingga pihak Kepolisian mempunyai alat bukti cukup untuk melanjuti kasus tersebut.

Budiarsa juga menyampaikan bahwa saat ini polres Manggarai sudah mendapatkan hasil visum etpreptum dari pihak Rumah Sakit pada tanggal 18 Maret 2022 lalu.

“Dari hasil penyelidikan kami, kurang lebih kami sudah mengantongi lima (5) alat bukti yang kuat,” ungkapnya.

Dari sejumlah alat bukti yang ada, Polres Manggarai melakukan penjemputan terhadap pelaku pada tanggal 5 April 2022 dikediamannya di Langke, Desa Liang Bua, kecamatan Rahong Utara serta melakukan penahanan di sel tahanan polres Manggarai.

“Untuk berkas kasus ini kami sudah kirimkan ke Kejaksaan untuk proses lebih lanjut,” kata Budiarsa.

Walaupun pihak kepolisian sudah mendapatkan cukup bukti untuk menjadikan pelaku sebagai tersangka, namun pelaku hingga saat ini masih belum mengakui perbuatannya itu.

“Hingga saat ini pelaku belum mengakui perbuatannya, tetapi dalam penyidikan kami tidak fokus pada pengakuan pelaku tetapi barang bukti yang telah kita kumpulkan,” ujar Budiarsa.

Diketahui, korban pemerkosaan dirawat selama sebulan di rumah sakit Ben Boi Ruteng, untuk melakukan perawatan dan korban mengalami trauma.

Atas tindakannya itu, pelaku dijerat dengan pasal 76 E junto ke 82 ayat (1) Undang- Undang No. 17 tahun 2012 tentang penetapan perpu No. 1 tahun 2016 undang-undang No. 23 Tahun 2002, tentang perlindungan anak menjadi Undang-Undang. Pelaku pencabulan terhadap anak dipidana penjara paling sedikit lima tahun dan paling lama lima belas tahun.

Penulis: Yuga Yuliana
Editor: Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here