Puisi: Di Antara Gerimis dan Malam

Puisi: Gerard N Bibang   1/ mungkin betul apa yang dikatakan oleh sebait baris puisi ini ada sebuah rasa bergemuruh, datang dan pergi serasa hampa di ujung barisnya mengikuti tarik...

Cerpen: Jodoh Kawin Paksa

Oleh: Vinsensius Lado Gelak tawa orang kampung memecahkan keheningan malam itu. Kilat bersambaran dan suara gemuruh bersahutan bagai lantunan intonasi pemain musik skala nasional. Aku...

Sajak: Sesal Sang Pendosa

FLORESPOST.CO : Sajak Feliks Hatam*   Sesal Sang Pendosa “Sesal dari apa yang terjadi itu penting, lebih penting untuk berani mengenal diri dari apa yang sudah dan sedang...

Sajak: Berumah di Atas Batas (Narasi Hari Kemerdekaan)

FLORESPOST.CO : berumah di atas batas narasi hari kemerdekaan oleh gerard n bibang   engkau pekikan kata merdeka menikmatinya sampai melahapnya engkau lupa merdeka bukan makanan bukan dewa, bukan tuhan   merdeka hanyalah cakrawala hanyalah...

Puisi: Jejak-Jejak Sunyi

Oleh: Gerard N Bibang   1/ jejak-jejak sunyi berwarta merdu tentang kisah dua anak manusia pada paruh sebuah waktu meski angin tiba-tiba menderu darah dalam nadi mereka kembali mencair ketika rindu...

Puisi: Sepasang Sepatu

Puisi Maria Florentina Surat Lewotobi*   Atas nama rindu dan cinta Kutuliskan sebuah pengakuan Cinta terhadap sepasang telapak kali Yang memiliki tujuan sama   Telapak kaki yang indah Yang masing-masing dengan bersepatu Akankah...

Puisi: Hujan dan Imaji

Oleh: Heribertus Kandang   HUJAN DAN IMAJI Hujan Senja mengintip dari bulirnya Di seberang rumah tua Aku bersajak bersama rinainya Tamparan hujan pada bumi Melusuhkan niat pejalan kaki Namun tidak dengan sajakku Yang terus...

Puisi: Air Mata Lelaki

Oleh: Gerard N Bibang   air mata lelaki   ke mana lagi aku menyembunyikan air mata kalau bukan di baris-baris puisi agar air mataku meleleh sesuka-sukanya mengalir jadi anak sungai tempat engkau...

Puisi : Senja Tanpa Jingga

FLORESPOST.CO : Puisi-Puisi Windy Sunur*   Senja Tanpa Jingga   Apa kabar senja? Tak terasa sudah setahun aku memisahkanmu dari jingga Kau tahu mengapa? Karena aku sangat membenci jingga yang engkau warnai...

Puisi: Catatan untuk Perempuan Penanti Senja

FLORESPOST.CO : Puisi Lidia Tokan*   CATATAN UNTUK PEREMPUAN PENANTI SENJA.....   Sosok itu. Perempuan penanti senja yang setia. Berkali-kali ia sudahi rindunya pada jingga namun tak jua berakhir.   Ketika pagi berangkat, Ia...

TERKINI

TERPOPULER